#7 Alat bantu kesehatan yg dapat ditanggung oleh BPJS

#7 Alat bantu kesehatan yg dapat ditanggung oleh BPJS

7 Alat bantu kesehatan yg dapat ditanggung oleh BPJS – BPJS kesehatan selain dapat menanggung pelayanan kesehatan juga dapat menanggung biaya untuk alat bantu kesehatan. pelayanan untuk alat bantu kesehatan ini diataur dlm peraturan menteri kesehatan (permenkes) no  59  tahun 2014 tentang standar tarif JKN pasal 24

Perlu pembaca ketahui bahwa pelayanan bpjs untuk tindakan kesehatan & pelayanan bpjs untuk alat bantu kesehatan sedikit berbeda, jika tindakan kesehatan biaya sepenuhnya dapat ditanggung oleh bpjs, sebesar apapun biayanya, sedangkan untuk pelayanan alat bantu kesehatan dapat ditanggung tapi dengan plafond / ada batas biayanya, untuk mendapatkan alat bantu kesehatan yg dapat dibantu oleh bpjs harus atas rekomendasi dokter spesialis yg disesuaikan dengan indikasi medis pasien. Jadi khusus untuk alat bantu kesehatan, bpjs kesehatan hanya dapat menanggung sebagian biaya untuk alat bantu kesehatan sesuai dengan yg telah ditetapkan.

BPJS kesehatan sebenarnya hanya membantu mensubsidi untuk alat bantu kesehatan ini, berapapun biaya yg telah diresepkan oleh dokter untuk alat bantu kesehatan, jika nilainya melebihi plafond maka biaya lebihnya harus dibayar sendiri oleh peserta BPJS yg bersangkutan.

#7 Alat bantu kesehatan yg dapat ditanggung oleh BPJS

Berikut ialah pelayanan alat bantu kesehatan yg mendapatkan stimulan / bantuan dari bpjs kesehatan:

#1 – Alat Bantu Dengar

alat bantu dengar dapat ditanggung bpjs
yg pertama yg biayanya sebagian dapat ditanggung oleh bpjs ialah pelayanan alat bantu dengar, biaya untuk alat bantu dengar dapat sebagian dibantu oleh bpjs jika syarat & ketenuan yg ditempuh untuk mendapatkan alat bantu dengar sesuai dengan prosedur yg telah ditetapkan, sebagai berikut:
  • Pasien bpjs harus melakukan pemeriksaan dimulai dari faskes tingkat 1
  • Faskes tingkat 1 akan merujuk pasien ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari dokter spesialis (spesialis THT)
  • Dokter spesialis akan memeriksa pasien, & pasien akan mendapatkan pemeriksaan audiogram, jika secara medis pasien layak untuk menggunakan alat bantu dengar maka dokter akan meresepkan untuk pembelian hearing aid.
  • Berkas resep harus mendapatkan stempel bpjs, untuk mendapatkannya biasanya harus didukung dengan hasil pemeriksaan audiogram & juga adanya resep dari dokter spesialis THT
Unutk alat bantu kesehatan ini yg dapat dibantu oleh bpjs hanya RP 1.000.000 (satu juta rupiah saja) & diberikan paling cepat setiap 5 tahun sekali atas indikasi medis

#2 – Kruk Penyangga Tubuh

kruk penyangga tubuh
Alat bantu kesehatan yg kedua yg dapat dibantu oleh bpjs kesehatan ialah kruk penyangga tubuh, besarnya biaya yg dapat dibantu untuk kruk oleh bpjs keseahatan sebesar Rp. 350.000 (tigaratus limapuluh ribu rupiah).
Untuk mendapatkan bantuan kruk harus ada rekomendasi dari dokter spesialis orthopedi bedah tulang sebagai salah satu bagian pemeriksaan di faskes rujukan yg sudah bekerjasama dengan bpjs. jadi prosedurnya harus dimulai dari faskes tingkat 1 & harus mendapatkan rujukan ke dokter spesialis dlm hal ini ialah dokter spesialis orthopedi.

#3 – Collar Neck / penyangga leher 

collar neck penyangga leher dapat ditanggung bpjs
yg berikutnya pelayanan alat bantu kesehatan yg dapat disubsidi oleh bpjs ialah Alat penyangga leher / colar neck, alat ini biasanya digunakan untuk pasien yg mendapatkan trauma di bagian tulang leher / faktur pada cervik/tulang leher sesuai dengan indikasi medis.
bantuan dari bpjs untuk colar neck ini hanya rp. 150.000 (seratus limapuluh ribu) & maksimal hanya dapat diberikan maksimal 2  tahun sekali atas indikasi medis.
Untuk mendapatkan alat bantu ini dari bpjs, pasien tetap harus menempuh pemeriksaan dari faskes tingka1 guna mendapatkan rujukan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari dokter sepesialis, jika atas indikasi medis dokter menyimpulkan bahwa pasien harus mendapatkan colar neck maka alat bantu ini atas indikasi medis dapat dibantu oleh bpjs sebesar nilai subsidi / plafond yg telah ditetapkan, jika melebihi plafond maka biaya selebinya harus dibayar sendiri oleh pasien yg bersangkutan.

#4 – Korset Tulang belakang

Korset tulang belakang dapat ditanggung oleh bpjs
Korset tulang belakang merupakan alat bantu kesehatan untuk menyangga tulang belakang yg mengalami cedera / kelainan, bantuan dari bpjs dapat diberikan untuk alat bantu ini  sesuai dengan indikasi medis. Layanan ini ialah bagian dari pelayanan di faskes rujukan yg sudah bekerjasama dengan bpjs.
Biaya yg dapat disubsidi oleh bpjs untuk pelayanan alat bantu kesehatan korset tulang belakang ialah Rp 350.000 (tigaratus limapuluh ribu rupiah), prosedurnya harmpir sama dengan prosedur untuk mendapatkan alat bantu dengar di atas.

#5 –  Gigi Palsu / Protesa Gigi

Protesa gigi / gigi palsu dapat ditanggung bpjs
Pelayanan alat bantu kesehatan untuk alat bantu protesa gigi harus atas indikasi medis, pelayanan alat bantu kesehatan ini dapat diberikan di faskes tingkat 1 maupun 2 dengan biaya maksimal sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) dengan rincian sebagai berikut:
  • Untuk masing-masing rahang sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
  • Hanya dapat diberikan setiap 2 tahun sekali & harus atas indikasi medis

#6 –  Protesa Alat gerak (Tangan & kaki palsu)

Alat bantu gerak yaitu alat bantu gerak untuk tangan & kaki palsu dapat disubsidi oleh bpjs, untuk alat bantu gerak diberikan setiap 5 tahun sekali untuk anggota tubuh yg sama atas rekomendasi dari dokter spesialis orthopedi di faskes tingkat 2 / faskes rujukan atas indikasi medis.
Agar alat bantu gerak dapat ditanggung oleh bpjs maka pasien harus menempuh prosedur yg sesuai dengan yg telah ditetapkan oleh bpjs, wajib dimulai dari faskes tingkat 1 yg dilanjutkan untuk dirujuk ke faskes tingkat 2 yaitu rumah sakit.
Biaya yg dapat dibantu oleh bpjs untuk alat bantu gerak ialah Rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah), jika melebihi plafond tersebut maka sisanya harus dibayarkan sendiri.

#7 – Kacamata

kacamata dapat disubsidi oleh bpjs
yg terakhir alat bantu kesehatan yg dapat disubsidi oleh bpjs ialah kacamata, sama seperti mendapatkan alat bantu dengar, agar alat bantu penglihatan ini yaitu kacamata dapat dibantu biayanya sebagian oleh bpjs maka pasien harus menempuh prosedur yg benar yg sudah ditetapkan oleh bpjs sebagai berikut:
  • Pasien memeriksakan dirinya ke faskes tingkat 1, di faskes tingkat 1 fasien akan mendapatkan rujukan ke poli mata di rumah sakit.
  • Atas pemeriksaan dokter spesialis di polimata pasien akan mendapatkan resep untuk mendapatkan alat bantu kesehatan kacamata. resep harus di cap oleh bpjs center
  • Pasien dapat menuju toko optik yg sudah bekerjasama dengan bpjs

Ketentuan pasien mendapatkan bantuan alat bantu kacamata dari bpjs minimal dengan indikasi medis Speris – 0.5D & Slindris 0.25D, & penggantian dapat diberikan setiap 2 tahun sekali, besar kecilnya tarif yg dapat disubsidi oleh bpjs sangat tergantung sekali dengan jenis kelas bpjs yg diambil, sebagai berikut:
  • Peserta BPJS Kelas 3 Rp 150.000 (seratus limapuluh ribu rupiah)
  • Peserta BPJS Kelas 2 Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah)
  • Peserta BPJS Kelas 3 Rp 3.00.000 (tiga ratus ribu rupiah)
Jika harga kacamata ternyata melebihi plafond yg telah ditetapkan oleh BPJS maka, biaya selebihnya harus dibayar sendiri.
Itulah ke 7 alat bantu kesehatan yg sebagian biayanya dapat ditanggung oleh bpjs, yg meliputi, kacamata, kaki & tangan palsu, alat bantu dengar, gigi palsu, kruk penyangga tubuh & penyangga leher, jika pembaca memiliki gangguan yg mengharuskan pembaca untuk mendapatkan alat bantu gerak maka silahkan manfaatkan bpjs agar sebagian biaya untuk alat bantu kesehatan tersebut dapat ditanggung oleh bpjs. semoga bermanfaa.

#7 Alat bantu kesehatan yg dapat ditanggung oleh BPJS | carinsurancenet.us | 4.5