Apa itu Denda rawat inap tingkat lanjut BPJS Kesehatan? Ini penjelasannya

Apa itu Denda rawat inap tingkat lanjut BPJS Kesehatan? Ini penjelasannya

Tahun lalu tepatnya tanggal 1 april 2016, iuran bpjs resmi mengalami kenaikan, kemudian disusul lagi dengan terbitnya peraturan baru  tanggal 1 juli 2016 mengenai denda keterlambatan,  dari mulai tanggal tersebut denda keterlambatan resmi dihapus, sehingga walaupun peserta terlambat membayar iuran, peserta bpjs kesehatan tidak akan terkena denda keterlambatan.

Namun meskipun denda dihapus peserta bpjs tetap memiliki kewajiban harus membayar iuran tepat waktu, sesuai dengan peraturan presiden no. 19 tahun 2016, peserta / pemberi kerja wajib membayar iuran jaminan kesehatan paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulannya. jika iuran terlambat dibayarkan minimal 1 bulan dari tanggal 10, maka kepesertaan akan dinonaktifkan, itu artinya kartu bpjs tidak akan dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari bpjs sampai semua tunggakan dilunasi.

denda rawat inap tingkat lanjut bpjs & cara membayarnya

Ada sebuah pertanyaan dari beberapa peserta bpjs terkait denda, mereka tau bahwa denda keterlambatan sudah dihapus, namun saat mereka melunasi tunggakan mereka menerima pesan pemberitahuan : “pembaca memasuki masa denda pelayanan rawat inap tingkat lanjut  dari tanggal…..”, apa maksud pemberitahuan tersebut ?

Tentang Denda rawat inap tingkat lanjut BPJS Kesehatan yg harus pembaca ketahui!

Dikutif dari lapor.go.id, pihak bpjs menjelaskan:
 “dlm hal terdapat keterlambatan pembayaran iuran jaminan kesehatan lebih dari 1 (satu) bulan sejak tanggal 10 (sepuluh). penjamin diberhentikan sementara,bila peserta mendapat pelayanan rawat inap dlm rentang waktu 45 hari setelah tanggal pelunasan tunggakan iuran, peserta / pemberi kerja wajib membayar denda sebesar 2,5% x jumlah bulan menunggak x biaya pelayanan kepada BPJS Kesehatan untuk setiap pelayanan kesehatan rawat inapyg diperoleh”

Jadi jangan heran saat pembaca terlambat membayar iuran lebih dari satu bulan, kemudian pembaca melunasi tunggakan bpjs pembaca, maka pembaca akan mendapat sebuah pesan seperti di bawah ini:

Anda memasuki masa denda pelayanan rawat inap tingkat lanjut tgl1 s/d tgl2.

Keterangan tersebut biasanya muncul & dapat pembaca lihat di aplikasi bpjs opsi peserta, jika pembaca melihat pemberitahuan seperti itu, itu artinya sebuah pemberitahuan bahwa pembaca akan terkena denda rawat inap jika pembaca menjalani rawat inap sebelum 45 hari sejak tunggakan dilunasi.

Jadi agar pembaca tidak terkena denda  pelayanan rawat inap maka pastikan pembaca tidak menjalani rawat inap sebelum 45 hari sejak tunggakan dilunasi. Denda tersebut dihitung agar peserta tidak hanya menggunakan fasilitas yg diberikan bpjs hanya saat se&g sakit saja…solusinya ialah selalu membayar iuran bpjs tepat waktu.

Bagaimana cara membayar denda rawat inap tingkat lanjut

Jika pembaca kebetulan menjalani rawat inap sebelum 45 hari setelah melakukan pembayaran tunggakan bpjs, maka pembaca akan terkena denda rawat inap, denda biasanya akan dihitung sebesar 2.5% x jumlah bulan menunggak x biaya pelayanan rawat inap.

Denda akan diakumulasi dengan tagihan iuran bpjs berikutnya, pembayaran denda rawat ini relatif mudah, sama halnya saat pembaca melakukan pembayaran iuran bulanan bpjs, namun jika ada denda tagihan akan lebih besar dari jumlah tagihan biasanya karena sudah termasuk denda

Apabila pembaca melakukan pembayaran bpjs kemudian muncul denda rawat inap, itu artinya pembaca terkenda denda rawat inap tingkat lanjut bpjs dikarenakan pembaca menjalani rawat inap sebelum 45 hari sejak pelunasan tunggakan bpjs.

Mudah-mudahan artikel tentang penjelasan mengenai denda rawat inap tingkat lanjut bpjs kesehatan di atas cukup memberikan informasi tambahan untuk pembaca. semoga membantu.

Apa itu Denda rawat inap tingkat lanjut BPJS Kesehatan? Ini penjelasannya | carinsurancenet.us | 4.5