Bayar BPJS telat 1 bulan kartu akan langsung dinonaktifkan

Bayar BPJS telat 1 bulan kartu akan langsung dinonaktifkan

Kewajiban peserta BPJS kesehatan ialah membayar iuran bulanan yg harus selalu dibayarkan setiap bulannya paling lambat sampai tanggal 10 pada bulan yg bersangkutan, terkadang ada saja hal-hal yg dapat menyebabkan peserta telat bayar iuran BPJS, dapat karena sistem kebetulan error, / memang karena lupa / karena memang disengaja tidak dibayarkan alias mangkir membayar, bahkan ada kasus si peserta sengaja tidak membayar iuran bulanan BPJS hingga ber bulan-bulan bahkan sampai 1 tahun, 2 tahun / lebih.

Perlu diingat bahwa meskipun Iuran BPJS tidak dibayarkan baik itu disengaja ataupun karena lupa, maka iuran tidak akan hangus /  tidak akan membuat si peserta keluar dari kepesertaan BPJS, karena sekali terdaftar maka selamanya akan menjadi peserta BPJS sampai kapanpun, peserta baru dapat berhenti menjadi peserta BPJS jika si peserta meninggal dunia / peserta pindah keluar negeri.

Telat membayar iuran BPJS kesehatan

Dampak terlambat bayar iuran BPJS Kesehatan

Berikut beberapa dampak terlambat membayar iuran BPJS kesehatan:
  • Kartu akan langsung dinonaktifkan alias diblokir (baca: cara mengaktifkan kartu BPJS yg diblokir)
  • Tunggakan harus dibayar sekaligus alias tidak dapat dicicil
  • Selama tunggakan tidak dibayarkan maka tidak dapat mendaftarkan anggota keluarga yg lain sampai seluruh tunggakan untuk peserta tersebut dilunasi.

Peraturan baru untuk peserta telat bayar iuran BPJS 2016

Peraturan terlambar membayar iuran BPJS di awal era BPJS, jika sipeserta terlambat membayar iuran BPJS maka dapat kena denda sebesar 2% dari tunggakan, ada kabar baik karena mulai 1 juli 2016, pemerintah mengeluarkan peraturan baru tentang terlambat bayar iuran bpjs, denda keterlambatan pembayaran iuran resmi di hapus.

Secara lengkap, berikut ialah peraturan baru untuk peserta telat bayar iuran BPJS 2016:

1. Tidak membayar iuran tidak akan membuat si peserta keluar dari BPJS.
Jangan beranggapan bahwa tidak membayar iuran akan keluar dari kepesertaan BPJS, justru tidak bayar iuran akan menambah beban iuran pembaca, jika dikemudian hari pembaca ingin menggunakan layanan BPJS maka itu artinya kartu harus diaktifkan & seluruh jumlah tunggakan harus dibayar.

2. Terlambat satu bulan kartu akan langsung dinonaktifkan
Selama kartu dinonaktifkan / diblokir maka kartu bpjs tidak dapat digunakan untuk melakukan pengobatan dengan layanan BPJS, pembaca harus mengaktifkan kembali kartu BPJS yg diblokir agar dapat digunakan kembali.

3. Denda Karena Terlambat Bayar iuran akan dihapus.
Denda keterlambatan akan dihapus, Agar kartu BPJS yg dinonaktifkan dapat aktif kembali maka peserta cukup membayar jumlah tunggakannya saja tidak dengan dendanya.

4. Denda akan diberlakukan jika peserta di rawat inap sebelum 45 hari setelah kartu aktif kembali
Sebenarnya denda tetap masih akan berlaku jika si sebelum 45 hari sejak kartu diaktifkan kembali peserta ternyata mengalami sakit & harus dirawat inap, maka denda akan diberlakukan untuk peserta tersebut sejumlah bulan menunggak maksimimal 12 bulan & maksimal denda sampai Rp. 30.000.000. (tigapuluh juta rupiah)

Artinya apabila pasien sudah menunggak misalnya selama 2 tahun (24 bulan) maka tunggakan hanya dihitung untuk 12 bulan saja, begitu juga jika jumlah denda setelah dihitung lebih dari 30.000.000 maka denda hanya akan diambil sampai Rp 30.000.000  (tigapuluh juga rupiah) saja.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2016 khususnya pasal 17A.1 ayat (4), denda yg dikenakan untuk pelayanan rawat inap sebesar 2,5 % yg akan dikalikan dengan total biaya pelayanan rawat inap dikali dengan jumlah bulan dia menunggak. (2,5% x biaya perawatan x jumlah iuran bulanan x total bulan menunggak).

Bagaimana Cara Mengecek Besarnya tunggakan (Tagihan) Iuran BPJS

Jika pembaca ialah salah satu peserta BPJS yg tidak membayar iuran BPJS maka tunggakan tetap akan dihitung oleh pihak BPJS sebagai tagihan yg harus pembaca bayar, untuk mengetahui jumlah tunggakan caranya ialah sebagai berikut:
a. dapat melalui situs resmi BPJS menggunakan link cek iuran peserta
b. Menggunakan SMS Gateway dengan format:
TAGIHAN<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN
Contoh       : TAGIHAN 0001260979209
Kirim ke      : 087775500400

3. Melalui ATM Bank BRI, BNI / Mandiri
Untuk lebih jelasnya pembaca dapat baca: 3 Cara mudah mengecek tagihan iuran BPJS

Cara Membayar tunggakan BPJS

Lantas bagaimana cara membayar tunggakan BPJs jika kepesertaan ingin diaktifkan kembali?, pembayaran tunggakan sama halnya seperti membayar iuran bulanan BPJS, dapat melalui ATM (BNI, BRI / Mandiri) / langsung melalui Bank / melalui Indomart, alfamart & layanan lainya yg disediakan.
Sama halnya seperti membayar iuran BPJS bulanan, namun yg membedakannya ialah besar iuran yg dibayarkan, pembaca harus membayar sekaligus seluruh tunggakan tidak dapat dicicil, setelah dibayarkan baru kepesertaan BPJS pembaca akan aktif kembali & dapat digunakan untuk berobat.

Bayar BPJS telat 1 bulan kartu akan langsung dinonaktifkan | carinsurancenet.us | 4.5