Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa

Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa – Asuransi jiwa sewaktu-waktu dapat berakhir, karena sesuai ketentuan kontrak / karena sebab & alasan tertentu sehingga menyebabkan berakhirnya ikatan asuransi dari pihak tertanggung [sama dengan pemegang polis/’nasabah’ dari produk asuransi] & penanggung [perusahaan asuransi/fihak/lembaga yg bersedia menanggung resiko tertanggung atas syarat-syarat tertentu]. Untuk lebih mengetahui secara detail, berikut ini kami sajikan beberapa informasi untuk pembaca tentang kapan saatnya asuransi jiwa berakhir. kenapa kita butuh asuransi

 

  • Asuransi jiwa berakhir karena terjadi Avenemen

dlm asuransi jiwa, salah satu evenemen yg biasanya menjadi beban penanggung yaitu karena pihak tertanggung meninggal dunia. Kepada evenemen seperti ini maka diadakan asuransi jiwa oleh pihak tertanggung & penanggung. Jika selama jangka waktu sesuai perjanjian terjadi hal yg menyebabkan tertanggung meninggal dunia, maka pihak perusahaan asuransi diwajibkan memberikan uang santunan kepada ahli waris, biasanya dlm perjanjian sudah disebutkan kepada pihak siapa / ahli waris yg tertera pada perjanjian asuransi jiwa. Kemudian setelah penanggung yakni pihak asuransi telah membayar uang santunan tersebut, maka berarti berakhir juga asuransi jiwa tertanggung.

 

Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa

Mengapa demikian? Karena dlm hukum perjanjian, jika suatu perjanjian oleh pihak-pihak berakhir jika prestasi masing-masing pihak tertanggung dengan penanggung sudah terpenuhi. Berarti dlm asuransi jiwa berakhir jika pihak penanggung melunasi uang santunan / prestasi karena tertanggung meninggal dunia / istilah lainnya ialah sejak terjadi evenemen yg disertai pelunasan klaim asuransi.

 

asuransi jiwa

 

  • Asuransi jiwa berakhir karena jangka waktu telah berakhir

Dlm bidang asuransi, evenemen tidak selalu menjadi penyebab berakhirnya ikatan kontrak asuransi. Tetapi ada juga beban penanggung terjadi sampai berakhirnya jangka waktu sesuai perjanjian asuransi jiwa. Misalnya, jika sampai pada jangka waktu masa kontrak asuransi selesai tidak terjadi evenemen, maka beban resiko penanggung juga berakhir. Selain itu, penanggung tetap harus mengembalikan sejumlah uang sesuai hutang yg tercatat untuk penanggung yg dikembalikan kepada tertanggung karena selama perjanjian pihak tertanggung tidak mengalami resiko apapun. dlm istilah lainnya yaitu asuransi berakhir sejak masa kontrak perjanjian habis disertai dengan pengembalian uang kepada pihak tertanggung selaku konsumen perusahaan asuransi.

 

Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa

  • Asuransi jiwa berakhir karena gugur

Dlm ketentuan Kitab Undang-undang Hukum dagang KUHD pasal 306 tentang perjanjian asuransi disebutkan: “Apabila orang yg diasuransikan jiwanya pada saat diadakan asuransi ternyata sudah meninggal, maka asuransinya gugur, meskipun pihak tertanggung tidak mengetahui kematian tersebut kecuali jika diperjanjikan lain”
Kata terakhir pada pasal di atas memberi kesempatan kepada pihak-pihak untuk membuat perjanjian lain yg menyimpang dari ketentuan pasal ini. Sebagai contoh, asuransi yg diadakan untuk tetap dinyatakan sesuai dengan undang-undang & sah asalkan tertanggung benar-benar tidak mengetahui telah meninggal. Jika itu dinyatakan gugur tapi tidak mengalami resiko, maka premi yg selama ini dibayarkan oleh tertanggung dapat diserahkan kepada pihak-pihak untuk membuat janji kembali. dlm pasal 306 KUHD telah dijelaskan ayat yg mengatur asuransi jiwa untuk pihak ketiga.

 

Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa

  • Asuransi jiwa berakhir karena dibatalkan
dlm asuransi ini, perjanjian dapat berakhir disebabkan pembatalan oleh pihak tertanggung sebelum selesainya masa berlaku perjanjian asuransi. Pembatalan tersebut dapat saja terjadi dengan berbagai sebab, misalnya pihak tertanggung tidak melanjutkan pembayaran premi seperti yg sudah diatur dlm perjanjian / karena pihak tertanggung melakukan permohonan pembatalan sendiri.
Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa
Keputusan pembatalan tersebut dapat terjadi sebelum tertanggung membayar premi / juga sesudah membayar premi. Mungkin jika pihak tertanggung belum membayarkan premi tidak akan menjadi masalah, kemudian yg dapat memunculkan masalah ialah jika pihak tertanggung sudah membayar premi beberapa kali. Maka uang tersebut dapat kembali / tidak dikembalikan sudah diatur dlm perjanjian kontrak asuransi. Biasanya perusahaan asuransi sudah mempunyai regulasi tersendiri kapan & berapa sejumlah uang dikembalikan jika pihak tertanggung membatalkan perjanjian asuransi & sekaligus ikatan tertanggung dengan penanggung berakhir.
Di negara-negara maju di Eropa & Amerika misalnya, sebagian besar masyarakatnya sadar & peduli akan pentingnya asuransi jiwa. Sehingga mereka tidak perlu ditawari produk asuransi, justru mereka sengaja mencari layanan & produk asuransi yg sesuai kebutuhan. Tapi hal itu sangat berbeda jika melihat realita di negara berkembang seperti Indonesia, kepedulian & kesadaran masyarakat untuk peran penting asuransi & manfaatnya.
Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa
Mereka menganggap asuransi justru menghambur-hamburkan uang karena mereka masih dapat menyimpan sendiri & digunakan sewaktu-waktu untuk berbagai keperluan.Beberapa kalangan masyarakat menilai dengan membayar premi secara rutin setiap bulan sama saja membuang uang. Mereka belum mengetahui pengertian asuransi jiwa lebih rinci, layanan, sistem kerjasama, & klaim pembayaran yg dapat dicairkan sewaktu-waktu jika kita membutuhkanPadahal selain itu keuntungan asuransi lebih besar & bermanfaat, karena uang pertanggungan yg diterima jauh lebih besar daripada uang premi yg selama perjanjian rutin dibayar.
Sama istilahnya kita dengan menabung karena premi itu juga akan mendapatkan bunga[/ untuk hasil dlm sistem asuransi syariah] jika kita mengambil produk asuransi dengan manfaat invest / investasi syariah, tentu saja meskipun ada benarnya juga memang dibeberapa perusahaan asuransi tertentu terdapat sistem produk asuransi yg jika kita tidak mengalami resiko yg dipertanggungkan ialah kerugian, karena premi yg dibayarkan tidak akan kita dapatkan kembali alias hangus.

Sekarang kembali ke pembaca sendiri, apakah sudah merasa penting berkesimpulan saatnya melindungi jiwa pembaca / keluarga tercinta dengan asuransi & mendapatkan proteksi/perlindungan manfaatnya, /.. pembaca memiliki alternatif lain yg lebih baik?

Berakhirnya Pertanggungan Asuransi Jiwa | carinsurancenet.us | 4.5