Cara Menggunakan Layanan Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Untuk Pasien Kronis

Cara Menggunakan Layanan Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Untuk Pasien Kronis

Salah satu layanan bpjs yg cukup bermanfaat ialah program rujuk balik / PRB, program rujuk balik ialah jenis layanan rawat jalan yg diperuntukan untuk pasien yg memiliki penyakit kronis yg membutuhkan perawatan dari dokter spesialis di rumah sakit.

Dengan adanya program rujuk balik ini ini maka pasien yg memiliki penyakit kronis tidak harus selalu datang berobat jalan ke rumah sakit untuk mendapatkan resep dari dokter spesialis, mereka cukup datang ke faskes tingkat satu (faskes tk 1) dengan membawa berkas rujuk balik untuk dibuatkan salinan resep dari dokter spesialis untuk di tebus di apotek-apotek yg sudah bekerja sama dengan BPJS kesehatan guna mendapatkan obat fornas( formularium nasional) yg sudah dijamin bpjs.

Rujuk balik pasien kronis
Bagan rujuk balik pasien kronis

Jadi dengan adanya program rujuk balik ini sebenarnya mempermudah pelayanan bpjs untuk pasien yg memiliki penyakir kronis, setiap kali mereka ingin mendapatkan layanan dari dokter spesialis guna mendapatkan pengobatan, mereka tidak harus setiap kali berobat ke rumah sakit dengan antri berjam-jam, cukup berobat di faskes tingkat 1 dengan membawa berkas rujuk balik yg sudah dimliki. dengan demikian PRB ini cukup membantu meringankan beban pasien kronis karena mereka tidak harus sering berdesak-desakan & menunggu antrian panjang di rumah sakit saat ingin mendapatkan perawatan dari dokter spesialis.

Mengenal Jenis Penyakit kronis yg masuk dlm program rujuk balik

Tidak semua pasien bpjs dapat mendapatkan pelayanan program rujuk balik, karena program rujuk balik diperuntukan hanya untuk pasien yg memiliki penyakit kronis, ada 9 jenis penyakit kronis yg dapat memanfaatkan program rujuk balik dari BPJS, sebagai berikut:
  1. Diabetes militus
  2. Jantung
  3. Hipertensi
  4. Asma
  5. Penyakit paru Obstruktif Kronis (PPOK)
  6. Skizofrenia
  7. Epilespi
  8. Stuke
  9. Lupus (SLE)
Jika pembaca kebetulan memiliki penyakit kronis di atas, maka sanga disarankan untuk menggunakan pelayanan program rujuk balik dari BPJS, agar pengobatan pembaca lebih mudah & semua biaya dapat ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.

Prosedur Cara Menggunakan Layanan Program Rujuk balik BPJS untuk pasien Kronis

Agar pembaca dapat menggunakan layanan program rujuk balik maka pembaca harus tau prosedurnya terlebih dahulu, pasien yg mendapatkan program rujuk balik ialah pasien yg sudah dinyatakan stabil yg dibuktikan dengan hasil pemeriksaan & surat rujuk balik dari dokter spesialis rumah sakit.
Adapun prosedur rujuk balik ialah sebagai berikut:

1. Datang ke faskes tingkat 1 

Pertama pasien kronis datang ke faskes tingkat 1 (fakses tk1), untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit. Biasana pasien kronis tidak dapat ditangani di faskes tingkat 1 (puskesmas, klinik dll), namun harus mendapatkan layanan dari dokter spesialis rumah sakit, tanpa dimintapun dokter faskes tingkat 1 akan merujuk pasien ke rumah sakit.

2. Menuju rumah sakit & membuat berkas eligibilitas peserta

Setelah di rumah sakit, silahkan Buat surat eligibilitas peserta di bpjs center yg terdapat di rumah sakit, persyaratan yg harus di bawa saat berobat di rumah sakit ialah sebagai berikut:
  • a. Fotocopy & Kartu BPJS Asli yg masih berlaku
  • b. Surat rujukan dari faskes tingkat 1
  • c. Kartu keluarga untuk peserta bpjs yg mengambil kelas 3 / PBI, sedangkan untuk pasien kelas 2 & kelas 1 tidak menyertakan kartu keluarga pun tidak masalah.
  • d. Fotocopy & Asli KTP
Silahkan datang ke rumah sakit membawa persyaratan di atas untuk mendapatkan surat eligibilitas peserta dari bpjs & kartu berobat dari rumah sakit.
Oh ya  di setiap rumah sakit biasanya sudah tersedia bpjs center untuk membuat surat eligibilitas, biasanya pembaca harus sedikit berdesak-desakan & harus antri, jadi sebaiknya datang di pagi hari sekali agar mendapatkan antrian awal.

3. Menuju poli rumah sakit 

Setelah surat eligibilitas peserta pembaca dapatkan, silahkan menuju poli rumah sakit sesuai dengan penyakit pasien. di poli pembaca akan mendapatkan tindakan dari dokter spesialis, setelah pemeriksaan selesai, jangan lupa minta surat rujuk balik dari dokter spesialis, dokter akan menerbitkan surat pernyataan rujuk balik & salinan resep untuk pasien.

4. Melakukan Pendaftaran PRB

Setelah pasien mendapatkan surat rujuk balik dari dokter spesialis, pasien harus melakukan pendaftaran Program rujuk balik di Pojok PRB, lokasi pojok PRB bisasanya ada di rumah sakit / dapat saja ada di luar rumah sakit. Persyaratan untuk melakukan pendaftaran PRB ialah sebagai berikut:
  • Surat rujuk balik dari dokter spesialis
  • Berkas eligibilitas peserta.
  • Fotocopy & asli kartu  BPJS.
  • Fotocopy salinan resep, karena biasanya resep pertama di tebus di klinik rumah sakit, jangan lupa sebelum menebus resep, fotocopy dulu salinan resep.
Setelah melakukan pendaftaran PRB pembaca akan memiliki form PRB & buku PRB yg harus pembaca bawa setiap kali ingin menebus obat di faskes tingkat 1.

5. Melakukan Pemeriksaan berikutnya cukup di faskes tingkat 1

PRB Biasanya berlaku selama 3 bulan, selama 3 bulan setelah pembaca mendapatkan berkas rujuk balik & juga salinan resep dari dokter spesialis, pembaca cukup berobat di faskes tingkat 1 saja, dokter di faskes tingkat 1 akan membuat salinan resep sesuai dengan resep yg terterad i berkas rujuk balik & salinanr resep dari dokter spesialis.
Syarat membuat salinan resep di faskes tingkat 1 untuk pasien rujuk balik ialah sebagai berikut:
  • Fotocopy & asli kartu BPJS
  • Fotocopy surat rujuk balik
  • Fotocopy kartu keluarga
  • Fotocopy salinan resep dari dokter spesialis
  • Buku PRB.
Dokter Rumah sakit akan membuat salinan resep untuk pembaca sesuai dengan salinan resep dari dokter spesialis, & mengisi buku PRB.

6. Mengambil Obat resep

Setelah Salinan resep di buat oleh dokter faskes tingkat 1, selanjutnya pembaca dapat mengambil obat tersebut di apotek-apotek yg sudah bekerja sama dengan BPJS dengan membawa:
  • Salinan resep dari faskes tingkat 1
  • Fotocopy Surat rujuk balik
  • Fotocopy kk
  • fotocopy kartu BPJS
Serahkan berkas tersebut ke petugas apotik, tunggu & pembaca akan mendapatkan obatnya secara gratis.

Setelah 3 bulan Pasien Kronis Harus kembali melakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mendapatkan surat rujuk balik berikutnya

Jika pelayanan rujuk balik sudah lebih dari 3 bulan, maka pasien harus melakukan pemeriksaan kembali di rumah sakit dengan prosedur di mulai dari faskes tingkat 1. terus begitu seterusnya sampai pembaca dinyatakan sembuh.
Resep dari dokter spesialis akan disesuaikan sesuai dengan perkembangan kondisi pembaca, jadi jika ada tambahan obat maka di resep rujuk balik berikutnya akan ada tambahan obat ontuk pasien tersebut.

Cara Menggunakan Layanan Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Untuk Pasien Kronis | carinsurancenet.us | 4.5