Cara Menghitung Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek/BPJS TK)

Cara Menghitung Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek/BPJS TK)

Cara Menghitung Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek/BPJS TK) dilengkapi simulasi contoh kasus – Kita ketahui bersama bahwa saat ini ada 2 jenis bpjs yg diselenggarakan oleh pemerintah yaitu bpjs kesehatan & bpjs ketenagakerjaan (BPJS TK), BPJS kesehatan memberikan jaminan kesehatan sedangkan bpjs tk memberikan jaminan sosial ekonomi.

Kedua bpjs tersebut sebenarnya bukan program baru namun merupakan program peralihan artinya dulunya kedua program tersebut sudah ada & sudah berjalan, namun karena adanya peraturan perundang-undangan program tesebut diubah menjadi BPJS, dimana  BPJS kesehatan ialah hasil transformasi dari Asuransi kesehatan (ASKES) & juga Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) yg dimiliki oleh jamsostek sebelumnya, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) ialah hasil transformasi dari Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja).

perhitungan jaminan pensiun bpjs ketenagakerjaan

Sistem yg dijalankan bpjs baik bpjs kesehatan maupun bpjs tk tidak jauh berbeda dengan program sebelumnya yaitu berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial yg didanai oleh peserta & masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal, sehingga setiap peserta bpjs wajib membayar iuran perbulan yg besarnya sesuai dengan ketentuan.

Cara Menghitung Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek/BPJS TK)

Khusus untuk bpjs ketenagakerjaan perhitungan iuran bulanan sangat tergantung sekali dengan gaji karyawan perbulan & iuran yg dibayarkan setiap bulan diambil sebagian dari gaji karyawan & sebagian dibayarkan oleh pemberi kerja/perusahaan.

yg dijadikan dasar perhitungan untuk iuran bulanan bpjs ketenagakerjaan ialah gaji pokok & tunjangan tetap setiap bulan, besaran yg dipotong dari gaji pokok+tunjangan tetap sesuai dengan persentase yg telah ditentukan & juga sesuai dengan program yg terdapat di bpjs ketenagakerjaan yg meliputi program JP (Jaminan pensiun), program JKK (Jaminan keselamatan kerja), program JHT( Jaminan hari tua) & JKM (jaminan kematian).

Untuk Perhitungan Iuran bpjs ketenagakerjaan sebenarnya saya sudah membuat simulasi perhitungan di artikel sebelumnya lengkap baik untuk perhitungan dana jaminan pensiun (JP), dana jaminan hari tua (JHT), dana jaminan keselamatan kerja (JKK) & dana jaminan kematian(JKM), untuk lebih jelasnya pembaca dapat baca di artikel di bawah ini:

  • Cara menghitung iuran bpjs ketenagakerjaan (BPJS TK) untuk JHT, JKM, JK & JP
  • Worksheet excel untuk menghitung iuran bpjs ketenagakerjaan
Oh ya, di BPJS TK saat ini ada program baru yaitu jaminan pensiun (JP), jaminan pensiun ini memang tidak ada di program jamsostek sebelumnya, pembaca mungkin sudah terbiasa dengan perhitungan program-program jamsostek, jadi tidak aneh saat pembaca diminta untuk menghitung iuran bpjs ketenagakerjaan karena sebagian besar programnya sama (JHT, JKM, JKK), namun pembaca mungkin masih belum tau perhitungan untuk dana program JP (jaminan pensiun) karena kebetulan program ini merupakan program baru yg ada di BPJS TK.

Dasar Perhitungan Iuran dana Pensiun (JP)

Perhitungannya sebanarnya sama menggunakan dasar perhitungan persentase dari gaji pokok + tunjangan tetap perbulan setiap karyawan. sesuai dengan dasar perhitungan iuran bpjs tk yg telah dibahas di artikel sebelumnya.

Dasar perhitungan tarif iuran bulanan untuk program jaminan pensiun (JP) ialah sebesar 3% dari upah perbulan (gaji pokok + tunjangan tetap) dengan rincian:
  • 2% di bayar oleh pemberi kerja
  • 1% dipotong dari gaji pekerja
Upah setiap bulan yg dijadikan dasar perhitungan iuran terdiri atas upah pokok & tunjangan tetap. Sejak tahun 2015 batas paling tinggi upah yg digunakan sebagai dasar perhitungan ditetapkan sebesar Rp 7 Juta (tujuh juta rupiah). 

Contoh Kasus simulasi perhitungan dana pensiun BPJS Tenaga kerja

Untuk lebih memahami cara menghitung besarnya iuran untuk jaminan pensiun pembaca dapat mempelajari simulai dari contoh kasus di bawah ini:
Misal, Perusahaan X yg letaknya di kota Jakarta memiliki 2 karyawan, & sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, berapakah total iuran bulanan bpjs ketenagakerjaan yg harus dibayarkan setiap bulannya, jika data upah sebulan ke 2 karyawan tersebut diketahui sebagai berikut :
  1. Dewi, Gaji Pokok Rp 4.000.000 & tunjangan tetap Rp. 1.500.000
  2. Budi Gaji pokok  Rp. 7.500.000 & tunjangan tetap Rp. 2.500.000
#Jawab:
1. Perhitungan iuran Jaminan pensiun untuk karyawan Dewi ialah sebagai berikut:

Upah sebulan Iwan, 4.000.000 + 1.500.000 = Rp 5.500.000
Perhitungan Jaminan Pensiun:
  • Dibayar oleh perusahaan, 2% x 5.500.000 = Rp 110.000
  • Dipotong dari gaji karyawan, 1% x 5.500.000 =  Rp 55.000
Total Iuran jaminan pensiun untuk karyawan dewi sebulan ialah: 110.000 + 55.000 = 165,000

2. Sedangkan Perhitungan iuran jaminan pensiun (JP) untuk karyawan Budi ialah sebagai berikut:
  •  Upah budi sebulan, 7.500.000 + 2.500.000 = Rp 10.000.000
Sesuai peraturan karena upah budi sebulan di atas UMR & di atas nilai tertinggi upah sebulan (Rp 8.000.000) ketetapan, maka yg dijadikan dasar perhitungan iuran bpjs ketenagakerjaan untuk Budi ialah nilai tertinggi upah sebulan yaitu Rp. 8.000.000, 
& sesuai dengan ketentuan karena total upah yg dijadikan dasar perhitungan ialah 8.000.000 & ternyata lebih besar dari 7.000.000 (maksimal nilai dasar perhitungan untuk JP) maka yg dijadikan dasar perhitungan ialah yg 7.000.000, (lihat di ketentuan dasar perhitungan jaminan pensiun diatas)
Jadi perhitungan untuk jaminan pensiun Budi ialah:

Dibayar oleh perusahaan, 2% x 7.000.000 = Rp 140.000
Dipotong dari gaji karyawan, 1% x 7.000.000 =  Rp 70.000

Jadi total iuran untuk jaminan pensiun (JP) budi ialah 140.000 + 70.000 = 210.000
Semoga dengan simulasi contoh perhitungan di atas pembaca dapat lebih memahami bagaimana dasar perhitungan untuk dana jaminan pensiun (JP) yg harus dibayarkan oleh setiap karyawan setiap bulannya, oh ya persentase yg digunakan dapat saja berubah sesuai dengan ketentuan, persentase yg saya gunakan di atas bersumber dari situs resmi bpjs ketenagakerjaan yg membahas mengenai jaminan pensiun. 
Untuk lebih memahami seluruh perhitungan program-program di bpjs ketenagakerjaan pembaca dapat membaca artikel berikut:
  • Cara menghitung iuran bpjs ketenagakerjaan (BPJS TK) untuk JHT, JKM, JK & JP
Semoga membantu 🙂

Cara Menghitung Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek/BPJS TK) | carinsurancenet.us | 4.5