Cara Mengurus Pembayaran Tunggakan BPJS kesehatan

Cara Mengurus Pembayaran Tunggakan BPJS kesehatan

Salah satu kewajiban peserta BPJS kesehatan untuk jenis kepesertaan non-PBI (bukan penerima bantuan iuran dari pemerintah) ialah membayar iuran bulanan BPJS, iuran tersebut harus selalu dibayar oleh setiap peserta paling lambat sampai tanggal 10 setiap bulannya & jangan sampai terlambat, jika terlambat maka sangsinya kartu bpjs peserta yg bersangkutan akan langsung dinonaktifkan

Baca: Telat bayar iuran BPJS 1 tahun maka ini konsekuensinya

Untuk sebagian peserta premi bulanan bpjs ini dianggap sebagai sebuah beban, sehingga dengan berbagai alasan, tidak sedikit dari mereka yg mangkir tidak membayar iuran bulanan bpjs, baik karena lupa / memang disengaja,  bahkan untuk beberapa kasus ada beberapa peserta yg dengan sengaja tidak membayar iuran hingga 6 bulan, 1 tahun / lebih, tentu dampaknya kartu bpjs kesehatan mereka akan langsung dinonaktifkan sehingga tidak dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari BPJS.

cara mengurus pembayaran tunggakan bpjs

Peraturan baru tentang telat bayar iuran BPJS 2016

Peraturan baru tentang sangsi telat bayar ini  resmi ditetapkan mulai tanggal 1 april 2016, di peraturan tersebut dijelaskan bahwa denda bpjs untuk peserta yg terlambat membayar iuran bpjs ditiadakan (tidak ada lagi denda), akan tetapi kartu akan langsung dinonaktifkan (diblokir) jika peserta telat membayar iuran BPJS minimal selama 1 bulan, sehingga untuk menonaktifkan kembali kartu tersebut peserta harus melunasi semua tunggakannya.

Namun, jika setelah kartu aktif ternyata peserta yg bersangkutan mendapatkan pelayanan rawat inap sebelum 45 hari setelah kartu aktif, peserta akan dikenakan denda sebesar 2,5% dari total tunggakan.

Di peraturan tersebut juga dijelaskan, total tunggakan yg harus dibayarkan maksimal 12 bulan, artinya jika peserta menunggak lebih dari 12 bulan maka tunggakan yg harus dibayarkan hanya untuk 12 bulan saja, sedangkan untuk pasien yg mendapatkan pelayanan rawat inap sebelum 45 hari setelah kartu aktif, denda yg harus dibayarkan maksimal sebesar Rp 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah), itu artinya jika setelah dihitung denda melebihi 30 juta maka denda yg harus dibayarkan hanya 30 juta rupiah saja.

Kerugian Menunggak Iuran BPJS

Ada banyak yg berfikir bahwa tidak membayar iuran BPJS tidak akan terlalu merugikan, apalagi peraturan saat ini denda keterlambatan sudah ditiadakan, bahkan ada yg masih menganggap menghentikan iuran sebagai salah satu cara keluar dari BPJS, padahal tidaklah seperti itu. 
Perlu diketahui bersama jika pembaca menunda-nunda pembayaran bpjs hingga menunggak beberapa bulan bahkan sampai 1 tahun / lebih maka kerugian yg akan pembaca dapatkan diantaranya ialah:
  1. Tunggakan akan semakin besar yg justru akan memberatkan pembaca manakala pembaca ingin mengaktifkan kembali kartu bpjs pembaca.
  2. Dengan tidak membayarkan iuran bpjs tidak akan membuat pembaca keluar dari kepesertaan BPJS (ketentuan keluar dari bpjs dapat di baca: cara keluar / berhenti dari kepesertaan BPJS kesehatan).
  3.  Selama tunggakan belum dibayarkan maka anggota keluarga lainnya yg ingin mendaftar BPJS kesehatan tidak akan dapat mendaftar sampai tunggakan dilunasi.

Cara Mengurus Pembayaran tunggakan BPJS kesehatan?

Satu bulan saja telat bayar, tunggakan akan langsung dihitung oleh sistem bpjs, semakin lama tidak dibayar tunggakan pun akan semakin membengkak. Langkah awal yg harus pembaca lakukan sebelum membayar tunggakan bpjs ialah mengetahui informasi total tagihan yg harus pembaca bayar, agar pembaca dapat mempersiapkan biaya untuk mengurus pembayaran tunggakan iuran bpjs pembaca. 
Ada beberapa alternatif yg dapat pembaca lakukan untuk mengetahui jumlah tunggakan iuran bpjs pembaca dapat melalui SMS gateway, ATM Bank maupun secara online, lebih jelas silahkan pembaca baca: 3 cara megetahui jumlah tunggakan iuran BPJS

Cara Membayar tunggakan

Jika pembaca sudah mengetahui dengan pasti berapa tunggakan yg harus pembaca bayar langkah berikutnya ialah membayar tunggakan, untuk membayar tunggakan ada banyak sekali pilihan yg dapat pembaca gunakan sebagai berikut:
1. Jika pembaca mengambil kelas 3, maka pembaca dapat membayar tunggakan di mini market seperti Alfamart, Indomart, di kantor pos / datang langsung ke Bank.  pembaca akan mengetahui berapa jumlah tagihan tunggakan yg harus pembaca bayar.
2. Jika pembaca pemegang kartu BPJS kelas 1 / 2, pembayaran tunggakan dapat melalui Bank langsung / melalui ATM Bank BNI, BRI / Mandiri yg sudah bekerjasama dengan BPJS, / pembaca juga dapat menggunakan layanan minimarket seperti indomart / alfamart dengan membayar biaya tambahan sebesar 3.000 rupiah setiap kali bertransaksi.
Persyaratan yg harus pembaca bawa saat ingin membayar tunggakan ialah pembaca harus mengetahui Nomor kartu BPJS yg ingin pembaca bayarkan tunggakannya, oleh karena itu jika ingin membayar tunggakan bawalah kartu BPJS pembaca.

Saran:

Harus selalu diingat bahwa dengan mengehantikan pembayaran iuran tidak akan membuat pembaca dikeluarkan dari kepesertaan BPJS, sangsi yg akan pembaca dapatkan dengan menghentikan pembayaran iuran ialah kartu pembaca akan diblokir alias non-aktif tidak dapat digunakan, juga beban iuran bpjs pembaca akan semakin bertambah, karena tunggakan akan terus diakumulasi & semakin lama tidak dibayar maka tunggakan akan semakin besar, seluruh tunggakan iuran harus dilunasi saat pembaca ingin mengaktifkan kembali kartu bpjs pembaca.
Sebaiknya bayarlah iuran bpjs keseahtan sebelum tanggal 10 setiap bulan supaya pembaca tidak kena sangsi, agar pembaca tidak lupa lebih baik aktifkan autodebet agar secara otomatis pembayaran iuran bpjs dapat dibayarkan melalui bank, beberapa bank yg sudah dapat menggunakan autodebet untuk membayar bpjs ialah Bank BNI & Mandiri.
Demikian Cara Mudah MembayarTunggakan BPJS kesehatan, semoga bermanfaat.

Cara Mengurus Pembayaran Tunggakan BPJS kesehatan | carinsurancenet.us | 4.5