Cara Mudah Membuat SKTM untuk Warga Miskin Sebagai Syarat Menjadi Peserta BPJS PBI

Cara Mudah Membuat SKTM untuk Warga Miskin Sebagai Syarat Menjadi Peserta BPJS PBI

SKTM / Surat Keterangan Tidak Mampu ialah surat yg dikeluarkan oleh pihak Kelurahan/Desa untuk Keluarga Miskin (Gakin) untuk mendapatkan kemudahan dlm kehidupannya baik di bidang sosial, kesehatan, perekonomian & pendidikan.

Dulu sebelum Era BPJS, fungsi SKTM untuk Warga miskin (Gakin) / warga tidak mampu yaitu untuk mendapatkan perawatan & pengobatan gratis di RS terdekat yg melayani SKTM/Gakin, untuk meringankan biaya pendidikan / biaya sekolah, membuat Kartu Indonesia Sehat (sekarang sudah menjadi BPJS), tapi semenjak era BPJS, SKTM ternyata dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk daftar menjadi peserta BPJS PBI.

Surat keterangan tidak mampu SKTM untuk warga miskin sebagai syarat menjadi peserta BPJS PBI

Apa saja persyaratan untuk Membuat SKTM?

untuk warga miskin & kurang mampu sebaiknya tidak usah malu-malu untuk membuat SKTM jika memang diperlukan karena persyaratan & langkah-langkah untuk membuat SKTM tidaklah terlalu sulit, syarat utamanya ialah yg bersangkutan merupakan kategori warga miskin & kurang mampu, kemudian yg bersangkutan harus penduduk asli & alamat di KTP sesuai dengan domisili.

Jika persyaratan di atas sudah sesuai maka langkah selanjutnya ialah menyediakan berkas dokumen untuk pembuatan SKTM sebagai berikut:

Berkas Dokumen yg perlu dipersiapkan

  1. Kartu Keluarga (KK) Asli & Fotocopy.
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli & Fotocopy.
  3. Surat Pernyataan tidak mampu dari RT/RW Setempat.
  4. Berkas di point 1,2,3 diatas digunakan untuk menerbitkan SKTM dari kelurahan / desa setempat.

Langkah-langkah membuat SKTM ialah sebagai berikut:

  1. Pergi ke RT/RW setempat dengan menyertakan Kartu Keluarga (KK) & KTP  untuk membuat surat pengantar keterangan tidak mampu dari RT/RW.
  2. Siapkan surat pengantar keterangan tidak mampu dari RT/RW, KK & KTP kemudian bawa ke kelurahan / kantor kepala desa untuk menerbitkan SKTM yg sudah ditandatangi & siap digunakan.
  3. Membuat surat pengantar di puskesmas setempat jika SKTM ingin digunakan untuk berobat di ruah sakit.

SKTM dari kelurahan yg sudah ditandatangai sebenarnya sudah siap pakai baik untuk berobat di puskesmas maupun untuk mendapatkan keringanan dari sekolah / lembaga pendidikan.

Jika memang diperlukan validasi dari Dinas Pendidikan & kecamatan maka silahkan validasi di kecamatan & dinas kesehatan setempat, karena beberapa kasus SKTM baru dapat digunakan jika sudah mendapatkan ACC dari Kecamatan & dinas sosial.

SKTM untuk Pembuatan Kartu BPJS PBI

Di era BPJS saat ini SKTM sebenarnya digunakan  warga miskin & tidak mampu sebagai salah satu syarat untuk menjadi peserta BPJS PBI yg iuran bulannya dibayarkan oleh pemerintah.

Jika SKTM yg pembaca buat untuk syarat menjadi peserta BPJS PBI maka berkas SKTM dari kelurahan dapat di bawa ke dinas sosial & tenaga kerja setempat agar dapat disusulkan ke kementrian sosial.  Dinas sosial akan mengurusnya agar pembaca mendapatkan kartu BPJS PBI.

Perlu diingat bahwa Untuk daftar menjadi peserta BPJS PBI tidak melalui kementrian kesehatan / BPJS kesehatan tetapi oleh dinas sosial, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pembuatan kartu BPJS PBI pembaca dapat menghubungi dinas sosial setempat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2012 tentang Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan bahwa data Penerima Bantuan Iuran (PBI) setiap 6 bulan akan dilakukan validasi oleh Kementerian Sosial. Menteri Sosial telah menetapkan kriteria & pendataan fakir miskin & orang tidak mampu melalui Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 146/HUK/2013 tentang Penetapan Kriteria & Pendataan Fakir Miskin & Orang Tidak Mampu.

Cara Mudah Membuat SKTM untuk Warga Miskin Sebagai Syarat Menjadi Peserta BPJS PBI | carinsurancenet.us | 4.5