Jangan menunda dalam apapun termasuk dalam investasi

Jangan menunda dalam apapun termasuk dalam investasi – Sudah menjadi permakluman secara umum di republik tercinta Indonesia ini jika tidak tepat waktu, istilahnya “jam karet”, berarti; lentur, fleksibel, nyantei. Misalkan ketika kita rapat kadang sudah menjadi aturan tak tertulis pula biasanya pada kenyataanya sedikit terlambat, & suatu yg mustahil waktu yg dipercepat, biasanya lebih dari yg dijadwalkan begitu seterusnya, apakah ini “tradisi” bangsa kita? tentu tidak 🙂 kalau pun iya kita jangan mengakuinya & segeralah berubah, bukan hanya urusan waktu saja sejatinya ini merupakan karakter diri / cerminan pribadi, selain menunda waktu, sudah dipastikan akan menunda pula apapun yg menjadi ‘kewajiban’ kita, ya kita senantiasa menunda pekerjaan, sampai pada waktu tenggat[deadline]  barulah kita mengerjakannya, bahkan sampai-sampai kita tidak tidur dimalam terakhir, padahal beberapa hari sebelumnya waktu tidak dimanfaatkan untuk menyelesaikan ‘pekerjaan’ yg seharusnya kita kerjakan.

 

Okeh, kita putar waktu ke beberapa tahun belakang, semasa kita berada di bangku sekolah. Hal yg sama tidak jauh berbeda kita tetap perbuat sampai saat ini, tugas sekolah yg diberikan bapak/ibu guru baru mulai diselesaikan malam hari dimana keesokan hari tugas harus dikumpulkan, akhirnya kita merepotkan teman si ‘rajin’ karena kita lalai menyelesaikan tugas sekolah.

Jangan menunda dalam apapun termasuk dalam investasi

Kembali lagi ke waktu sekarang, dimana kita mempunyai pekerjaan yg tidak sesuai dengan minat kita & mengerjakan sesuatu yg tidak membuat kita bergairah mengerjakannya, & akhirnya menunda menjadi kebiasaan, terlalu banyak hal yg menarik misalkan dikantor dengan koneksi internet, waktu berlalu sekian jam kerja tanpa menghasilkan apapun…

 

Menunda pekerjaan diperbolehkan.

Benarkah? menunda pekerjaan dibolehkan? wah asik tuh 🙂 menunda perkerjaan dengan alasan pada waktu lain akan dikerjakan, pada kondisi tertentu diperbolehkan, tetapi tentu dengan alasan ada ‘prioritas‘ pekerjaan yg menuntut untuk ditangani dengan segera, tentu bukan alasan karena ‘..lagi males’, /.. ‘boss kan lagi meeting ke luar kota, nyantei dulu ah..’ [harus] disadari bahwa biasanya kita sering menggunakan alasan-alasan yg kurang dibenarkan.

Benarlah apa kata pepatah; “..Sesungguhnya waktu yg kita miliki lebih banyak dibandingkan kewajiban yg harus kita kerjakan“. semoga ini menjadi bahan renungan kita. kerjakan apa yg harus kita kerjakan, jangan takut & khawatir, iringi dengan berdo’a & bertawakal untuk urusan hasil akhirnya serahkan semua kepadaNYA.

Setelah sedikit meningkat, masalah selanjutnya yg kita hadapi setelah menunda pekerjaan ialah menunda investasi, kita akan rugi besar jika kita melakukan ini, banyak refensi perhitungan diluar sana yg menggambarkan keuntungan yg kita lewatkan jika kita sedikit saja terlambat dalam berinvestasi, maka jika kita belum pada level seorang investor,  tak ada salahnya kita mempersiapkan diri dengan membereskan sifat menunda pekerjaan, guna menghindari kerugian kelak dalam berinvestasi, apapun pilihan investasinya. harus jeli pula memahami perhitungan untuk memperkirakan apakah keuntungan yg didapat optimal didapat / tidak, sebab jika perhitungan yg didapat tidak optimal tentu ialah lebih rasional untuk mengalihkan ke jenis investasi lain yg dengan resiko yg sama tetapi dengan keuntungan yg lebih. contohnya saja; misalkan seseorang hendak berinvestasi didalam produk asuransi unit link, perhitungkalah keutamaan pembayaran premi mana yg lebih menguntungkan disisi investasinya, sebab biasanya premi dibayar sekali biasanya keuntungan investasi lebih sedikit dibandingkan premi yg dibayar rutin. tentu lain produk investasi lain pula jurus ngitung yg digunakannya

Sederhananya, lihatlah kawan/teman kita semasa sekolah/kuliah dulu, perhatikan kenapa dia lebih sukses dari kita, apa kelebihannya? biasanya tidak ada yg melebih dari apa yg kita miliki(sebagai modal awal), yg membedakannya kadang dia lebih rajin dari kita yg selalu menunda-nunda, jangan menunda-nunda & tak ada kata terlambat. RasullullahSAW pernah bersabda; “Tanamlah bibit pohon yg ada di tangan mu sekarang juga, meski besok kiamat. Allah akan tetap memperhitungkan pahalanya,”

 

Lawan dari menunda ialah bersegera.

Jangan menunda dalam apapun termasuk dalam investasi.
time

“Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian & syurga yg luasnya seluas langit & bumi, yg disediakan untuk orang-orang yg bertakwa.” (QS Ali Imran [3]: 133).

“Bersegeralah melakukan perbuatan baik, karena akan terjadi fitnah laksana sepotong malam yg gelap.” (HR. Muslim) Dalam hadits lain, beliau juga menerangkan, “Jadilah engkau di dunia laksana orang asing / orang yg menyeberangi jalan.” Ibnu umar berkata. “Bila engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu datangnya pagi, & bila engkau di pagi hari, maka janganlah menunggu datangnya sore.” Manfaatkan waktu sehatmu sebelum sakitmu, & waktu hidupmu sebelum matimu.

“Sesungguhnya mereka ialah orang-orang yg selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yg baik & mereka berdoa kepada Kami dengan harap & cemas. & mereka ialah orang-orang yg khusyuk kepada Kami.” (Al-Anbiya’ : 90).

“Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, & merekalah orang-orang yg segera memperolehnya.” (Al-Mukminun : 61).

Nasihat Imam asy syafi’i; “..dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu!”

Semoga kita terlepas dari ‘tradisi’ menunda yg buruk ini, & kita senantiasa selalu bersegera didalam segala hal, sebelum kebaikan itu berlalu & tak akan pernah kembali lagi meskipun kita menunggunya sampai saat kiamat nanti..

Jangan menunda dalam apapun termasuk dalam investasi | carinsurancenet.us | 4.5