Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan

Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan

BPJS ketenagakerjaan (BPJS TK) ialah Badan penyelenggaraka jaminan sosial yg diselenggarakan oleh pemerintah untuk memberikan jaminan sosial ekonomi kepada para tenaga kerja / pegwai.

Menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan dilakukan secara kolektif oleh perusahaan dimana pembaca bekerja / untuk pegawai mandiri dapat ikut daftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan dengan cara terlebih dahulu membentuk sebuah wadah organisasi yg terdiri minal 10 orang anggota didalamnya.

Ada beberapa alasan yg membuat peserta BPJS TK ingin berhenti dapat karena ingin mencairkan dana JHT 100 % yg salah satu syaratnya harus sudah berhenti selama 1 bulan dari pekerjaan & kartu BPJS sudah dinonaktifkan oleh perusahaan tempat bekerja sebelumnya, / ada juga dikarenakan double kepesertaan BPJS TK sehingga salah satu kepesertaan BPJS TK perlu dinonaktifkan.

Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan

Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan

1. BPJS Ketenagakerjaan setiap bulan menerima data upah karyawan data mutasi karyawan (karyawan yg keluar & baru masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan)

2. Data karyawan yg masuk perusahaan & akan didaftarkan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan harus dilampirkan melalui form F1a oleh pihak perusahaan untuk diserahkan kepada pihak bpjs ketenagakerjaan, atas dasar laporan & Form tersebut petugas BPJS melakukan proses kepesertaan sebagai data peserta & selanjutnya pegawai memperoleh kartu peserta

4. Begitu pula dengan karyawan yg keluar dari perusahaan tersebut, perusahaan menyerahkan & mengisi form F1b sebagai bukti bahwa karyawan tersebut telah Non Aktif dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

6. Bilamana perusahaan tidak melaporkan karyawan keluar & tidak menyerahkan Form F1b, maka BPJS Ketenagakerjaan tidak dapat melakukan proses Non Aktif Kepesertaan, & perusahaan berkewajiban untuk membayar iuran karyawan tersebut karena status kepesertaan masih AKTIF

7. Proses kepesertaan (baik karyawan masuk di daftarkan & keluar) hanya dapat dilakukan di kantor cabang & oleh petugas yg ditunjuk menjadi pembina perusahaan tersebut & BUKAN di kantor Pusat.

Sesuai dengan ketentuan diatas, maka jika ingin berhenti / menonaktifkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan maka solusinya ialah, silakan melaporkan ke pihak perusahaan tempat pembaca bekerja sebelumnya untuk menonaktifkan status kepesertaan pembaca, perusahaan akan mengisi form penonaktifan kepesertaan & membuat aporan ke pihak BPJS, sehingga proses penonaktifan kepesertaan dapat dilakukan.

Demikian tentang Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan, semoga membantu.

Ketentuan Cara Berhenti (menonaktifkan) BPJS Ketenagakerjaan | carinsurancenet.us | 4.5