Memahami Hubungan JKN, KIS, KJS, BPJS, JAMKESMAS & JAMKESDA

Memahami Hubungan JKN, KIS, KJS, BPJS, JAMKESMAS & JAMKESDA

Banyak sekali yg dibuat bingung dengan banyaknya bermunculannya program & juga istilah yg berkaitan dengan program jaminan sosial kemasyarakatan yg diselengarakan oleh pemerintah saat ini, teturama yg berkaitan antara JKN, KIS, BPJS, Jamkesda & juga Jamkesmas, ada yg menganggapnya masih dlm ruang-lingkup program yg sama & ada juga yg menganggapnya berbeda bahkan ada yg menganggapnya tumpang tindih.

Jenis kepesertaan BPJS
Bagan kepesertaan BPJS Kesehatan

Sebelum menguraikan secara detail hubungan diantara istilah-istilah tersebut saya akan jelaskan tentang istilah-istilah tersbut sebagai berikut:

1. JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)
JKN ialah program jaminan sosial yg diselenggarakan oleh pemerintah yg diluncurkan pada masa pemerintahan SBY, yg bertujuan memberikan kepastian jaminan kesehatan  yg menyeluruh untuk seluruh warga negara indonesia agar dapat hidup sehat, sejahtera & produktif.
Program ini sudah dipersiapkan sangat matang & sudah mempertimbangkan berbagai faktor serta memiliki landasan hukum yg kuat. yaitu undang-undang No 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial Nasional & undang-undang No 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial & juga peraturan peresiden No 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan Nasional.

2. BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial)
BPJS ialah suatu badan penyelenggara jaminan sosial implementasi dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yg mulai diimplementasikan tanggal 1 Januari 2014, program ini memberikan jaminan kesehatan & sosial ekonomi melalui BPJS kesehatan & juga BPJS ketenagakerjaan.

Khusus untuk BPJS kesehatan program ini memberlakukan seluruh warga negara indonesia wajib menjadi peserta BPJS kesehatan & harus membayar iuran bulanan yg besarnya sudah ditentukan. BPJS kesehatan menyediakan satu jenis kepesertaan PBI (Penerima bantuan iuran) yg iurannya dibayarkan oleh Pemerintah yg diperuntukan untuk warga miskin & kurang mampu sehingga mereka tidak harus membayar iuran bulanan.

BPJS PBI ini ialah jenis kepesertaan yg digunakan untuk warga miskin & tidak mampu yg sebelumnya sudah menjadi peserta pemengang KIS, Jamkesda Jamkesmas & KJS, artinya warga pemegang KIS, KJS Jamkesda & Jamkesmas sebenarnya masih digolongkan sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk Kategori Peserta BPJS PBI (Peserta Bantuan Iuran).

3. KIS (Kartu Indonesia Sehat)
Kis ialah program yg diluncurkan pada masa pemerintahan jakowi, program ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan JKN untuk memberikan jaminan kesehatan kepada warga miskin agar dapat mendapatkan pelayanan secara gratis, namun program ini sampai saat ini tidak punya dasar yg jelas, karena sebenarnya program ini ialah implementasi janji kompanye calon presiden Jakowi yg saat ini sudah menjadi presiden, padahal karakter dari program ini tidak jauh berbeda dengan Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) yg lebih dulu diluncurkan tanggal 1 januari 2014.

KIS ialah Kartu identitas yg diperuntukan untuk warga miskin yg sudah terdaftar menjadi peserta JAMKESMAS / peserta BPJS Penerima bantuan Iuran (PBI) yg biaya iurannya dibayarkan oleh pemerintah, kartu ini dananya disubsidi oleh pemerintah & digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yg telah ditentukan.

KIS juga sebenarnya sangat berkaitan dengan BPJS kesehatan karena data pesertanya juga diambil dari data BPJS sehinga tidak akan terjadi tumpang tindih.

3. KJS (Kartu Jakarta Sehat)
KJS ialah kartu identitas untuk warga miskin kota jakarta yg sebelumnya sudah terdaftar menjadi peserta Jamkesda, KJS & KIS sangat berhubungan, keduanya diperuntukan untuk warga Miskin, namun KIS memiliki keunggulan sendiri karena dapat dimiliki oleh  warga penyandang masalah kesejahtraan sosial (PMKS)  yg banyak tinggal & menetap di suatu daerah namun tidak memililiki KTP setempat, dengan memiliki KIS mereka masih dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yg layak.

KJS juga sangat berkaitan dengan BPJS, karena data peserta KJS diambil dari data BPJS untuk peserta BPJS Penerima bantuan iuran (PBI) sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih antara KJS & peserta BPJS karena datanya masih sama & berkaitan.

4. Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) & Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah)
Jamkesmas & jamkesda sebenarnya sama-sama program jaminan kesehatan yg diperuntukan untuk fakir miskin namun ruang lingkupnya berbeda.

JAMKESDA ialah program jaminan bantuan pembayaran biaya pelayanan kesehatan yg diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten / provinsi, untuk menyasar warga fakir miskin yg belum memililiki jamkesmas, sedangkan JAMKESMAS ialah program yg ruang lingkupnya lebih luas yg diperuntukan untuk warga miskin di seluruh indonesia.

Adanya Jamkesda karena tidak semua warga miskin terutama yg tinggal di daerah terjaring program JAMKESMAS oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut diluncurkan program JAMKEDA yg diselenggarakan pemerintah daerah sehingga seluruh warga miskin indonesia dapat mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

Persamaan & Perbedaan Memahami Pebedaan JKN, KIS, KJS, BPJS Jamkesmas & Jamkesda

Persamaan:
  1. Program tersebut semuanya sebagai implementasi program jaminan sosial yg diselenggarakan oleh pemerintah.
  2. Sama-sama menerapkan prinsip portabilitas (mendapatkan pelayanan kesehatan diamana saja di seuruh indonesia)
  3. Diperuntukan untuk seluruh warga indoensia termasuk fakir miskin & warga kurang mampu
Perbedaan:

  1. KIS, Jamkesmas & Jamkesda diberikan kepada penduduk miskin & tidak mampu yg mendapatkan bantuan iuran dari pemerintah (PBI) untuk menjadi peserta BPJS kesehatan.
  2. KIS diberikan kepada PMKS yg mendapatkan bantuan iuran dari pemerintah  untuk menjadi peserta BPJS keseahtan.
  3. JKN untuk orang yg mampu (pekerja & bukan pekerja) & non PBI.
  4. JKN mendapatkan pelayanan kesehatan perorangan dengan indikasi medis, baik promotif, preventf, kuratif & rehabilitatif kecuali penyakit tertentu karena terkait dengan prilaku (HIV/AIDS, pecandu narkoba).

Hubungan antara JKN, KIS, KJS, BPJS Jamkesmas & Jamkesda

JKN ialah program Jaminan kesehatan & penyelenggaranya ialah BPJS kesehatan & BPJS ketenagakerjaan yg memberikan jaminan kesehatan, sosial & ekonomi.
sedangkan KIS, KJS, Jamkesmas & Jamkesda, ialah warga kurang mampu yg sudah mendapatkan jaminan kesehatan yg dapat dikategorikan sebagai Peserta BPJS Penerima bantuan iuran) PBI yg diperuntukan untuk fakir miskin & warga tidak mampu.
Di era BPJS saat ini Peserta yg sebelumnya terdaftar sebagai pemegang KIS, KJS & peserta yg sudah terdaftar sebagai peserta JAMKESMAS & JAMKESDA semuanya akan dialihkan menjadi peserta BPJS PBI dengan kartu identitas yaitu KIS (Kartu Indonesia Sehat), kepesertaan ini khusus untuk fakir miskin & warga kurang mampu & iuran bulanannya akan dibayar oleh pemerintah.

Jadi Jika pembaca saat ini ialah pemegang Kartu KIS, KJS, Jamkesda ataupun Jamkesmas, sudah secara otomatis terdaftar sebagai peserta BPJS PBI & masih dapat menggunakan kartu pembaca untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sama halnya seperti Peserta BPJS PBI kelas III yg iuran bulannaya dibayarkan oleh pemerintah.

Namun jika pembaca ingin beralih menjadi peserta mandiri pembaca dapat beralih menjadi peserta BPJS Mandiri, namun pembaca harus membayar sendiri iuran bulanan BPJS sesuai dengan kelas bpjs yg pembaca ambil.

Memahami Hubungan JKN, KIS, KJS, BPJS, JAMKESMAS & JAMKESDA | carinsurancenet.us | 4.5