Memahami Perbedaan KIS & BPJS Kesehatan?

Memahami Perbedaan KIS & BPJS Kesehatan?

Pada era BPJS Kesehatan saat ini masih banyak orang yg masih dibingungkan dengan istilah Jaminan Kesehatan yaitu BPJS & KIS, terutama perbedaan & persamaan kedua istilah tersebut, apakah kis & BPJS memang sama / berbeda?, / justru keduanya memiliki kaitan satu sama lain?.

Sebenarnya KIS (Kartu Indonesia Sehat) ini mulai diperkenalkan tahun 2014 sejak dimulainya pemerintahan jakowi JK,  sebagai salah satu realisasi kompanye jakowi saat menjadi calon presiden. KIS mulai diluncurkan pada hari ke 14 setelah jakowi menjabat sebagai presiden republik indonesia. dengan tujuan untuk memberikan Jaminan Kesehatan untuk masyarakat miskin yg tidak mampu.

beda kis dengan bpjs

Memang sejak awal kehadiran KIS ini cukup membingungkan berbagai kalangan, pasalnya KIS lahir setelah diberlakukannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan BPJS sebagai badan penyelenggaranya, padahal program yg diusung KIS sama saja dengan JKN yaitu memberikan jaminan kesehatan nasional, Kenapa harus ada KIS apakah hadirnya KIS ini memang untuk memperbaiki kelemahan JKN / justru untuk menggantikan JKN yg sudah diberlakukan sebelumnya?.

Baca juga: Perbedaan jamsostek & BPJS?

Perbedaan KIS dengan BPJS Kesehatan

Jusuf Kala (JK) menegaskan bahwa KIS sebenarnya serupa dengan BPJS tetapi tidak akan tumpang tindih, KIS ialah inisiatif pemerintahan presiden jakowi-jk, sedangkan BPJS ialah amanah undang-undang.

Pada implementasinya KIS sebenarnya ialah Kartu Identitas untuk warga miskin yg mendapatkan program bantuan pemerintah untuk mendapatkan jaminan kesehatan yg dananya disubsidi oleh pemerintah melalui APBN sedangkan BPJS ialah program penyelenggara jaminan kesehatan nasional yg difungsikan untuk mengelola dana iuran pesertanya.

Jika dikaitkan dengan BPJS kesehatan, KIS pada awalnya ialah kartu Identitas untuk peserta BPJS dari gologan warga miskin & warga tidak mampu yg iurannya di subsidi oleh pemerintah,  itu artinya KIS ialah sebuah kartu identitas untuk peserta BPJS Kesehatan Penerima bantuan Iuran (PBI)

Jadi pada awalnya KIS ini  ialah kartu identitas hanya untuk peserta BPJS PBI, tapi mulai maret 2015 secara bertahap semua peserta BPJS Kesehatan kartunya semuanya akan berganti menjadi KIS (Kartu Indonesia Sehat), tahap awal akan mulai diberlakukan untuk peserta BPJS penerima bantuan iuran (PBI) yg jumlahnya sekitar 86,4 juta jiwa, begitu juga peserta BPJS yg daftar pada bulan maret 2015 akan langsung mendapatkan kartu identitas berupa kartu KIS (“ujar Direktur Utama BPJS kesehatan (Fachmi Idris) “).

Jadi pada akhirnya nanti pemegang KIS ini bukan untuk warga miskin peserta PBI saja, melaikan semua peserta BPJS Kesehatan akan memegang kartu KIS sebagai identitas peserta yg dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yg ditanggung BPJS, sehingga tidak ada ungkapan bahwa pemegang Kartu KIS ialah warga miskin & kurang mampu.

Baca juga: Memahami Hubungan JKN, KIS, KJS, BPJS, JAMKESMAS & JAMKESDA

Kartu BPJS Kesehatan saat ini ialah KIS

Terhitung mulai tanggal 24 agustus 2015 kartu BPJS sudah diubah menjadi KIS, jika pembaca mendaftar BPJS kesehatan secara online, maka pembaca akan mendapatkan kartu e-ID berupa kartu KIS, & kartu ini telah diberlakukan sebagai kartu identitas peserta BPJS kesehatan baik untuk peserta BPJS mandiri, badan usaha maupun peserta BPJS PBI.

Sama halnya dengan BPJS, kartu KIS juga diberlakukan untuk dua kategori kepesertaan yaitu peserta penerima bantuan iuran yg iurannya disubsidi oleh pemerintah & yg kedua ialah KIS untuk peserta non PBI (Mandiri & badan usaha) yg tetap harus membayar iuran bulanan.

Jadi sekarang sudah jelas bahwa KIS hanyalah sebuah Kartu Identitas Peserta BPJS kesehatan & fungsinya sama dengan kartu bpjs kesehatan yg sebelumnya diberlakukan untuk peserta BPJS.

Pemegang kartu KIS memiliki hak yg sama dengan peserta BPJS pada umumnya & pada akhirnya nanti seluruh peserta BPJS akan menggunakan KIS sebagai kartu pesertanya, saat ini pemegang kartu KIS dari golongan madiri harus tetap membayar iuran bulanannya seperti biasa begitu juga untuk Peserta JKN dari golongan peserta penerima upah (PPU).

Semoga dengan kehadiran KIS sebagai identitas peserta BPJS kesehatan ini, tidak ada lagi yg membedakan antar KIS & BPJS terutama di fasilitas kesehatan. sehingga pasien dapat dilayani dengan baik layaknya peserta BPJS sebelumnya. ingat pemengang KIS saat ini ialah masih peserta BPJS kesehatan.

Memahami Perbedaan KIS & BPJS Kesehatan? | carinsurancenet.us | 4.5