Mengurus BPJS (Pendaftaran / perubahan data) Bolehkan diwakilkan?

Mengurus BPJS (Pendaftaran / perubahan data) Bolehkan diwakilkan?

Apakah Daftar BPJS / perubahan data kepesertaan bpjs Boleh Diwakilkan? – Memang banyak sekali urusan yg terkait dengan BPJS seperti misalnya pendaftaran, perubahan data kepesertaan, pencabutan kenggotaan PBI dari dinas sosial & urusan lainnya, untuk beberapa urusan seperti perubahan data kepesertaan ataupun pendaftaran anggota keluarga lainnya harus dilakukan di kantor bpjs setempat, karena banyaknya warga masyarakat yg kebetulan melakukan hal yg sama, maka tidak heran kantor bpjs & tempat-tempat yg terkait dengan bpjs selalu dipadati dengan antrian bahkan harus rela berdesak-desakan & antri berjam-jam hanya untuk menunggu giliran, & kantor bpjs biasanya hanya buka di hari-hari kerja biasa.

pendaftaran bpjs kesehatan

Ini menjadi suatu kendala untuk beberapa golongan masyarakat yg kebetulan ingin mengurus terkait data bpjs ke kantor bpjs, karena mau tidak mau mereka harus rela meluangkan waktu untuk mengurusnya ke kantor bpjs, tentu saja ini dapat mengganggu waktu bekerja, jika yg bersangkutan ialah pekerja, sehingga banyak yg memilih solusi diwakilkan kepada orang lain baik itu saudara, adik-kakak / pasangan. tapi pertanyaannya apakah melakukan perubahan data, daftar & urusan lainnya yg terkait bpjs dapat diwakilkan?

Apakah daftar BPJS Boleh diwakiklan?

Seharunya yg melakukan pendaftaran BPJS ialah kepala keluarga, namun sayangnya dapat saja kepala keluarga dlm keadaan sibuk sementara pendaftaran harus segera dilakukan, jika yg menjadi kepala keluarga tidak dapat, maka pendaftaran dapat dilakukan oleh anggota keluarga lainnya yg masih tercantum dlm satu kartu keluarga (KK).
Sebenarnya untuk masalah pendaftaran dapat dilakukan oleh siapapun yg penting masih anggota keluarga di KK, baik oleh suami, istri / anak, yg penting berkas persyaratan sudah dipersiapkan dengan baik. Permasalahan baru muncul jika diwakilkan kepada orang lain saudara yg tidak termasuk anggota keluarga yg tercantum di kartu keluarga (KK), maka ini perlu syarat khusus.
“Dikutif dari liputan6.com,  menurut departemen Komunikasi & Hubungan Masyarakat Grup Komunikasi & Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Kantor Pusat, Jika pendaftaran BPJS diwakilkan kepada orang lain maka sebaiknya membawa surat kuasa bermaterai dari pihak yg didaftarkan.”

Apakah perubahan data kepesertaan BPJS boleh diwakilkan?

Urusan terkait data bpjs bukan hanya pendaftaran saja, ada juga yg berkaitan dengan urusan perubahan data kepesertaan, seperti misalnya merubah faskes, / mutasi jenis kepesertaan, misalnya dari pbi menjadi peserta mandiri, / dari peserta bpjs PPU menjadi peserta mandiri & perubahan data kepesertaan lainnya.
Perubahan data kepesertaan bpjs tidak dapat dilakukan secara onlina, namun harus datang langsung ke kantor bpjs setempat, dengan membawa persyaratan yg telah ditentukan, permasalah yg sering muncul ialah yg bersangkutan tidak punya waktu luang untuk mengurusnya sehingga tidak jarang mengambil inisiatif untuk diwakilkan kepada orang lain, pertanyaanya sekarang apakah perubahan data kepesertaan boleh diwakilkan?
Memang tidak ada undang-undang yg mengatur secara resmi untuk masalah ini, namun berdasarkan masukan dari pihak BPJS untuk yg berkaitan dengan perubahan data kepesertaan bpjs “sebaiknya yg bersangkutan yg harus mengurusnya, hal ini dimaksudkan jika dibutuhkan dengan data diri / data lainnya dapat langsung dikonfirmasi pada yg bersangkutan”, bahkan untuk beberapa kantor bpjs pendaftaranpun tidak boleh diwakilkan kepada orang lain namun harus oleh yg bersangkutan, kebijakan antara setiap kantor cabang bpjs dapat saja berbeda.
Demikian artikel tentang Apakah pendaftaran bpjs, perubahan data kepesertaan bpjs / pencabutan peserta pbi boleh diwakilkan? semoga dapat membantu.

Mengurus BPJS (Pendaftaran / perubahan data) Bolehkan diwakilkan? | carinsurancenet.us | 4.5