negeriku, antara nasionalisasi & privatisasi

negeriku, antara nasionalisasi & privatisasi –Β Tulisan ini hanya sekedar curhat, mungin tak nyambung juga dengan tema asuransi, tapi mari kita coba paksakan saja πŸ™‚ toh apapun asuransinya tak terlepas dari keadaan suatu negara beserta kondisi ekonomi politik yg ada didalamnya bukan? beberapa detik yg lalu, setelah jalan-jalan mencari ide yg segar untuk dituliskan di blog asuransi keluarga ini ternyata..

 

Di website-website nasional tentang bisnis rata-rata / hampir semua warta yg ada berisikan tentang bagaimana asset negara dijual ke bangsa asing/aseng / bagaimana keberhasilan & berbagai ikhtiar rezim penguasa negeri untuk mendatangkan investor untuk ambil untung dinegeri ini, bahkan sampe dipuja-puji jika bangsa lain ‘mempercayakan dananya diparkir dinegara ini’ πŸ™

negeriku, antara nasionalisasi & privatisasi

 

negeriku, antara nasionalisasi & privatisasi

Sedih rasanya ati ini, tapi mungkin cuma aku aja yg perasa ya.. kenapa coba rezim yg berkuasa mempunyai kebijakan yg ‘pro rakyat’ gituh jauh lah kalo mikir ‘pro ummat’ mah. ya hikmah yg ‘instant’ yg dapat kita petik ialah;’jangan salah pilih pemimpin’. Dimana haga diri kita ketika orang yg ngemis-ngemis malah dipuji, padahal pujuan nya hanya sandiwara belaka. orang bicara jujur, katanya;’ente ga bermain elegan, bro, hati-hati’.

Apakah idealisme & nasionalisme sudahkah basi sekarang ini? kita mendefinisikan ‘kenyataan’ dengan cara berbeda kan? kebutuhan untuk hidup ‘enak’, punya kendaraan bagus, tabungan & deposito, saham & jaminan hari tua ialah ‘nyata’ & sebaliknya kebanggan, kehormatan, harga diri mungkin sudah berganti menjadi sesuatu yg tak nyata & tak perlu nyata? nah, jawabnya pake hati nih, soalnya takut ngeles klo pake otak mah πŸ˜€

 

Nasionalisasi & Privatisasi

definisi.

Nasionalisasi ialah proses di mana negara mengambil alih kepemilikan suatu perusahaan milik swasta / asing. Apabila suatu perusahaan dinasionalisasi, negara yg bertindak sebagai pembuat keputusan. Selain itu para pegawainya menjadi pegawai negeri. Lawan dari nasionalisasi ialah privatisasi.[wikipedia]

Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa / industri, seperti pertambangan, manufaktur / energi, meski dapat pula diterapkan pada aset apa saja, seperti tanah, jalan, / bahkan air.Secara teori, privatisasi membantu terbentuknya pasar bebas, mengembangnya kompetisi kapitalis, yg oleh para pendukungnya dianggap akan memberikan harga yg lebih kompetitif kepada publik.

Sebaliknya, para sosialis menganggap privatisasi sebagai hal yg negatif, karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat akan menghilangkan kontrol publik & mengakibatkan kualitas layanan yg buruk, akibat penghematan-penghematan yg dilakukan oleh perusahaan dalam mendapatkan profit.[wikipedia]

 

asuransi pendidikan plus kesehatan untuk anak

tentu definisi-definisi diatas merupakan bahasa formal akademis, mungkin jika menggunakan bahasa sederhana orang biasa-biasa yg punya keyakinan kapitalis & sosialis bukan ‘kita'[idealnya kita ada diatara itu] mah yg menyambung fenomena atas trend kekinian bahwa setiap pergantian rezim selalu ada saja ‘ritual wadal’ privatisasi perusahaan berlabel ‘hajat hidup’ rakyat Indonesia, kurang lebih seperti ini;

Nasionalisasi, ialah suatu kata yg mulai jarang[/ mungkin sudah hilang?] digunakan didalam kehidupan berbangsa & bernegara terutama didalam ekonomi khususnya ekonomi makro. Nasionalisasi sekarang hanya ada pada tatarah khayal belaka, sebab sudah tidak realistis lagi untuk dibawa ke alam nyata karena adanya ancaman konsekuensi destablilitas negeri jika sang rezim boneka tak ikut order untuk privatisasi dalam segala hal.

 

tabungan pendidikan plus asuransi kesehatan

Seperti kata pepatah; “..cinta dunia takut mati.” oh, ups.. bukan pepatah ya itumah kalao tak salah dari hadits kan? πŸ˜€ bayangkan berbagai industri hajat hidup rakyat dimiliki rakyat, berbagai produk & layanan menjadi murah, selanjutnya pendapatan yg dimiliki rakyat bersisa untuk reinvestasi diberbagai peluang untuk lebih sejahtera lagi & memberikan kebaikan bukan saja ke pada rakyat di suatu negeri tetapi mungkin kepada ummat manusia segara global…. tapi sayangnya itu hanya sebatas mimpi πŸ™

Privatisasi, ialah suatu ritual persembahan yg menjadi trend disetiap pergantian rezim yg berkuasa di negara ketiga, sebagai bukti ketundukan kepada penguasa diatasnya & sebagai asuransi, mungkin boleh dikatakan premi asuransi berkuasa / asuransi dana pensiun(tentu bukan jenis asuransi dana pensiun syariah) sang rezim[dkk] penguasa?..wkwkwk. Entah bagaimana ini semua berakhir, bagaikan proses yg tanpa akhir, semua tanpa terkecuali dijual ke fihak asing, dengan alasan untuk merevitalisasi, menyegarkan, memaksimalkan kinerja / apapun alasannya.. sebetulnya gampang untuk lihat kebusukan hati seseorang πŸ˜‰ jangan dengan apa yg diucapkan tapi perhatikan apa yg menjadi kebijakannya. & jangan lupa tetap perhatikan sebab kebijakan yg tidak dapat bisasaja luput dari perhatian kita karena ‘mereka’ alihkan perhatian kita pada isue yg menguras energi ummat[misal kasus pembunuhan pake racun yg dibuat sangat heboh]… waspadalah!

semoga tercerahkan, & menjadi amal soleh untuk yg nulisnya πŸ˜‰

 

negeriku, antara nasionalisasi & privatisasi | carinsurancenet.us | 4.5