Operasi Caesar dapat ditanggung BPJS Jika sesuai Prosedur !

Operasi Caesar dapat ditanggung BPJS Jika sesuai Prosedur !

Operasi caesar (seksio cesarea /sc) ialah proses persalinan melalui operasi pembedahan diperut, operasi caesar dipilih karena kemauan sendiri / juga karena ada faktor-faktor tertentu yg menyebabkan proses pesalinan harus melalui operasi caesar, banyak yg memilih operasi caesar karena ingin proses persalinan yg cepat, ingin kelahiran anaknya sesuai dengan tanggal-tanggal cantik, ada juga yg memilih operasi caesar karena katakutan akan rasa sakit saat proses melahirkan / ada juga dikarenakan indikasi medis yg menyebabkan mempersulit proses persalinan sehingga proses persalinan harus melalui operasi caesar.

Operasi caesar termasuk operasi besar & operasi besar pasti memiliki resiko & biayanya pun kemungkinan akan sangat besar, sehingga siapapun yg memilih jalan operasi caesar baik karena kondisi medis ataupun atas pilihan sendiri harus mempersiapkan dana operasi yg tidak sedikit. menurut kabar biaya ntuk menjalani operasi caesar kisarannya paling sedikit sekitar 8 juta rupiah & paling besar sampai 15 juta rupiah bahkan dapat lebih.

Operasi caesar ditanggung BPJS

Tentunya yg memilih operasi caesar dari kalangan orang kaya, dana sebesar itu bukanlah suatu masalah pasti akan dipersiapkan jauh-jauh hari,  namun untuk warga tidak mampu yg harus menjalani operasi caesar karena indikasi medis tentu biaya sebesar itu merupakan masalah besar, tapi ada kabar baik, karena di era BPJS saat ini Operasi caesar dapat ditanggung BPJS dengan syarat sesuai dengan ketentuan & prosedur yg berlaku.

Ketentuan Persalinan caesar yg ditanggung BPJS ?

Di era BPJS saat ini memang hampir semua penyakit & operasi dapat ditanggung BPJS dengan syarat, ketentuan & juga prosedur yg ditempuh sesuai dengan aturan bpjs kesehatan, salah satu operasi yg dapat ditanggung bpjs kesehatan ialah operasi caesar.

Berikut ialah prosedur & ketentuan persalinan caesar yg dapat ditanggung BPJS:

1. Operasi caesar dilakukan atas indikasi medis

Operasi caesar yg dapat ditanggung BPJS ialah operasi caesar karena adanya indikasi medis, misalnya karena adanya faktor penyilit, ketuban pecah, posisi bayi sungsang & indikasi medis lainnya, namun jika karena keinginan sendiri misalnya karena lahiran ingin cepat, karena bayi ingin lahir di tanggal yg cantik / karena ibu takut mengalami rasa sakit maka untuk kasus seperti itu BPJS tidak dapat menanggung operasi caesar.

2. Operasi caesar harus atas rujukan dokter faskes tingkat 1

Agar operasi caesar dapat ditanggung oleh BPJS maka langkah yg ditempuh pasien harus sesuai prosedur yg telah ditetapkan oleh bpjs keseahtan, artinya jika kondisi pasien tidak dlm keadaan gawat darurat maka harus dimulai dari pemeriksaan di faskes tingkat 1, puskesmas, poliklinik, dokter pribadi / praktek dokter, jika menurut dokter ada indikasi medis yg mengharuskan lahiran dengan caesar maka pembaca dapat meminta rujukan ke rumah sakit untuk menjalani operasi caesar, / biasanya dokterpun akan memberikan surat rujukan untuk ditangani dirumah sakit guna menjalani caesar.

3.  Jika pasien dlm keadaan Emergency maka dapat langsung menuju IGD

Jika pasien yg akan melakukan persalinan dlm keadaan gawat darurat, misalnya karena ketuban pecah, karena kecelakaan sehingga ibu & bayi harus segera mendapatkan pertolongan, jika tidak segera ditolong dapat membahayakan nyawa ibu & anak, maka keluarga pasien dapat langsung menuju IGD di rumah sakit,  tenang saja untuk pasien emergency biaya persalinan maupun operasi caesar akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS kesehatan.

4. Kartu Pasien harus dlm keadaan aktif

Kartu pasien harus dlm keadaan aktif, jika tidak aktif maka tidak dapat ditanggung oleh BPJS, kecuali kartu diaktifkan namun jika sebelum 45 hari pasien menjalani rawat inap pasca operasi, pasien akan terkena denda rawat inap.

yg dapat menyebabkan kartu nonaktif ialah jika peserta memiliki tunggakan minimal 1 bulan, oleh karena itu iuran harus selalu dibayarkan setiap bulan agar tidak terkena tunggakan.

5. Jangan meminta rujukan atas Permintaan sendiri

Dokter akan memberi rujukan jika secara medis memang pembaca harus menjalani caesar, namun jika tanpa indikasi medis pembaca meminta surat rujukan atas permintaan sendiri maka biaya tidak akan ditanggung oleh BPJS.

Tips agar administrasi persalinan lancar

Berikut tips agar operasi berjalan lancar:
1. Sebaiknys sering-seringlah memeriksakan kesehatan ibu & anak ke dokter kandungan, sehingga setiap permasalahan dapat diketahui sejak dini, jika ada indikasi medis peserta harus menjalani lahiran dengan caesar dapat dipersiapkan sejak jauh-jauh hari agar prosesnya lancar.
2. Siapkan persyaratan yg diperlukan jauh-jauh haru jika pembaca sudah diklaim harus menjalani operasi caesar seperti misalnya:
  • Fotocopy & Asli KTP
  • Fotocopy & asli KK
  • Fotocopy  Kartu BPJS Peserta
  • Surat rujukan dari faskes tingkat 1 kecuali pasien Gawat darurat
  • Bukti pembayaran iuran bpjs 3 bulan terakhir

3. Untuk peserta BPJS Mandiri pembaca dapat mendaftarkan bayinya sebelum dilahirkan ke BPJS


syarat pendaftaran bayi yg masih dlm kandungan

Untuk Ibu Peserta BPJS Mandiri silahkan daftarkan bayinya sebelum dilahirkan, ini untuk mengantisifasi jika ada hal-hal yg tidak diinginkan yg dialami bayi, sehingga biaya untuk perawatan sanga bayi setelah dilahirkan sepenuhnya dapat ditanggung BPJS kesehatan.

Baca: Cara mendaftarkan calon bayi menjadi peserta BPJS

Sedangkan untuk bayi dari orang tua peserta BPJS PPU yg ditanggung perusahaan / peserta BPJS PBI / pemegang kartu KIS, jamkesmas ataupun jamkesda, tidak dapat mendaftarkan bayinya saat masih dlm kandungan, tapi masih dapat mendaftarkan bayinya saat sudah dilahirkan. biasanya jatuh tempo 3 hari sejak bayi dilahirkan, jika dlm 3 hari bayi belum didaftarkan maka biaya atas bayi tidak dapat ditanggung bpjs.

Baca: cara Mendaftarkan bayi ke bPJS setelah dilahirkan

Demikian tentang informasi cara agar biaya operasi caesar dapat ditanggung oleh BPJS, semoga bermanfaat.

Operasi Caesar dapat ditanggung BPJS Jika sesuai Prosedur ! | carinsurancenet.us | 4.5