Perbedaan BPJS, JAMSOSTEK, ASKES, JAMKESMAS & JAMKESDA?

Perbedaan BPJS, JAMSOSTEK, ASKES, JAMKESMAS & JAMKESDA?

Untuk beberapa kalangan perbedaan antara BPJS & jamsostek maupun askes masih menjadi sebuah pertanyaan besar, apa hubungannya & apa perbedaannya?, terutama mengenai BPJS, JAMSOSTEK, ASKES, JAMKESMAS maupun JAMKESDA. ada yg menganggapnya sama ada juga yg mengagnggapnya berbeda,  oleh karena itu melalui artikel kali ini saya akan jelaskan kaitan & juga perbedaan antara program-program tersebut sehingga pembaca lebih jelas memahaminya.

Perlu pembaca ketahui, baik itu ASKES, JAMSOSTEK, JAMKESDA, JAMKESMAS & BPJS ialah merupakan program  jaminan kesehatan nasional yg diselenggarakan oleh pemerintah,  dulu Sebelum Era BPJS sekarang, sebenarnya sudah dikenal program pemerintah dengan nama JAMOSTEK & ASKES,  namun di Era BPJS saat ini peserta dari program-program pemerintah tersebut pelan-pelan sudah mulai menghilang & beralih menjadi peserta BPJS.

Tahapan Transformasi BPJS

Untuk lebih memahami kaitan antara JAMSOSTEK, ASEKS & BPJS (BPJS kesehatan & BPJS ketenagakerjaan)  pembaca dapat perhatikan gambar di bawah ini:

Tahapan transformasi BPJS

Sangat jelas terlihat dari gambar di atas, BPJS saat ini baik BPJS kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan ternyata ialah hasil transformasi dari PT ASKES & PT JAMSOSTEK, bahkan rencana tahun 2029, Program Jaminan Pensiun (JP) & Jaminan Hari tua (JHT) dari PT. TASPEN & PT ASABRI akan di transformasi menjadi bagian dari program BPJS ketenagakerjaan.

Tepatnya tanggal 1 januri, PT. ASKES & program Jaminan pelayanan Kesehatan (JPKes) dari PT JAMSOSTEK bertransformasi  menjadi BPJS Kesehatan, sedangkan PT JAMSOSTEK berubah menjadi BPJS ketenagakerjaan, bahkan pemerintah mencanangkan sampai tahun 2019 PT JAMSOSTEK akan tetap menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

baca juga: mengenal Sejarah jamsostek

Jenis Kepesertaan BPJS Kesehatan?

Untuk lebih memahami jenis kepesertaan BPJS kesehatan pembaca dapat lihat pada gambar di bawah ini:

Berdasarkan bagan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa:

1. Peserta BPJS PBI (Peserta Bantuan Iuran)
Ini khusus untuk warga miskin yg tidak mampu sesuai dengan kriteria dinas sosial, Peserta BPJS PBI dibagi menjadi 2 macam, BPJS yg didanai oleh APBN & BPJS yg didanai oleh APBD, yg didanai oleh APBN dikenal dengan JAMKESMAS, sedangkan yg didanai oleh APBD dikenal dengan JAMKESDA/PJKMU.

2. Peserta BPJS Non PBI (Bukan penerima bantuan Iuran)
Sedangkan untuk peserta BPJS PBI dikategorikan menjadi beberapa bagian:

  • Pekerja penerima upah (BPJS PPU), Khusus untuk pegawai pemerintah maupun non pemerintah BPJS ini dapat disebut juga sebagai peserta BPJS badan usaha / BPJS yg ditanggung oleh perusahaan.
  • Pekerja Bukan Penerima Upah (BPJS PBPU), ini untuk Individu / perorangan dengan kategori, pengacara akuntan, arsitek notaris & lain sebagainya.
  • Bukan Pekerja, ini untuk golongan bukan pekerja seperti penerima pensiun, investor, maupun peteran.

Berdasarkan uraian di atas saya harap pembaca lebih paham terutama tentang hubungan antara BPJS dengan JAMSOSTEK amupun ASKES.

Apa Perbedaan JAMSOSTEK & BPJS Ketenagakerjaan?

Ingat JAMSOSTEK sekarang sudah beralih menjadi BPJS Ketenagakerjaan, adapun perbedaan antara keduanya ialah sebagai berikut:

1. JAMSOSTEK selain memiliki program jaminan hari tua (JHT), jaminan keselamatan kerja (JKK) & jaminan kematian (JK), juga memiliki program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (PJK),sehingga JAMSOSTEK dapat digunakan oleh karyawan / pegawai beserta keluarganya untuk berobat.

sedangkan BPJS ketenagakerjaan tidak dapat digunakan untuk berobat, karena tidak memiliki jaminan kesehatan, JPK dari jamsostek sudah bertransformasi menjadi BPJS kesehatan & tidak menjadi bagian dari program BPJS ketenagakerjaan, oleh karena itu peserta BPJS ketenagakerjaan agar dapat menggunakan layanan BPJS untuk menjamin kesehatan harus daftar menjadi peserta BPJS kesehatan.

2. Program BPJS ketenagakerjaan saat ini hampir sama dengan program JAMSOSTEK terdapat jaminan hari tua (JHT), jaminan keselamatan kerja (JKK) & jaminan kematian (JK), namun ada tambahan satu program lagi yaitu program Jaminan Pensiun (JP) yg sebelumnya tidak ada di JAMSOSTEK.

BPJS ketenagakerjaan tidak ada jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) karena JPK dari jamsostek di transformasi ke BPJS Kesehatan.

Apakah yg sudah memiliki Kartu JAMSOSTEK Harus mendaftar menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Para pekerja yg dulu sudah menjadi peserta Jamsostek di era JAMSOSTEK sebenarnya tidak perlu melakukan pendaftaran lagi, karena peserta Jamsostek akan secara otomatis diubah kepesertaannya menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, namun kartu BPJS ketenagakerjaan tidak dapat digunakan untuk berobat, karena di BPJS ketenagakerjaan tidak terdapat jaminan kesehatan.

Jadi solusinya agar peserta BPJS ketenagakerjaan mendapatkan jaminan kesehatan peserta BPJS ketenagakerjaan harus juga daftar sebagai BPJS kesehatan, lebih tepatnya ialah bpjs ketenagakerjaan yg ditanggung oleh perusahaan / badan usaha, dengan iuran bulanan sebagian ditanggung oleh perusahaan / menjadi peserta bpjs mandiri.

Kesimpulan:

Karena hasil transformasi dari program jaminan kesehatan nasional sebelumnya, BPJS kesehatan sama dengan Askes & BPJS ketenagakerjaan sama dengan JAMSOSTEK, perubahan tersebut dikarenakan terbitnya undang-undang yg mengharuskan semuanya berubah.

Perbedaan BPJS, JAMSOSTEK, ASKES, JAMKESMAS & JAMKESDA? | carinsurancenet.us | 4.5