Pertanyaan Seputar Kepesertaan BPJS Badan Usaha (BU/PPU) untuk PNS, TNI-POLRI & perusahaan swasta

Pertanyaan Seputar Kepesertaan BPJS Badan Usaha (BU/PPU) untuk PNS, TNI-POLRI & perusahaan swasta

Kepesertaan BPJS dikategorikan menjadi beberapa kelompok, yg pertama ialah peserta BPJS PBI (Peserta Bantuan Iuran), kemudian peserta BPJS PBPU (Peserta BUkan Penerima Upah disebut juga sebagai peserta mandiri / perorangan) & peserta BPJS PPU / BU (Peserta Penerima Upah / Badan Usaha).

Sering sekali terjadi adanya perubahan kepesertaan penambahan anggota keluarga baru menjadi peserta BPJS badan usaha maupun perpindahan kepesertaan baik dari PPU ke Mandiri / sebaliknya begitu juga dari PBI ke mandiri / badan usaha.

tanya jawab kepesertaan bpjs perusahaan

Kurangnya informasi yg disajikan menyebabkan timbulnya banyak pertanyaan yg disampaikan oleh peserta BPJS saat ingin melakukan perubahan kepesertaan baik karena pindah kepesertaan maupun perubahan tanggungan, oleh karena itu melalui artikel ini saya akan sajikan tanya jawab yg berkaitan dengan pindah kepesertaan BPJS kesehatan.

Bagaimana cara mengurus pindah kepesertaan BPJS Badan Usaha dari perusahaan lama ke perusahaan baru?

Pertanyaan ini sering ditanyakan saat peserta BPJS perusahaan resign dari perusahaan lama kemudian pindah ke perusahaan baru, bagaimana cara mengurus BPJS agar BPJS BU dari perusahaan lama di alihkan ke perusahaan baru?
Apabila peserta pindah badan usaha, peserta dapat melapor ke HRD badan usaha yg baru dengan membawa fotokopi kartu BPJS Kesehatan, HRD perusahaan baru akan mengurus kepesertaan BPJS pembaca untuk dilaporkan ke BPJS Kesehatan untuk dialihkan ke badan usaha yg baru, persyaratan yg harus disiapkan selengkapnya akan diminta oleh HRD badan usaha. yg bersangkutan.

Bagaimana cara beralih dari BPJS persuahaan ke mandiri?

Perubahan kepesertaan dari peserta BPJS badan usaha/perusahaan ke mandiri dapat disebabkan karena beberapa hal diantaranya dalah:
1. Resign dari perusahaan
2. Dikeluarkan dari perusahaan
3. Pensiun
4. Usia peserta yg ditanggung oleh perusahaan sudah lebih dari 21 tahun / 25 tahun jika masih mengenyam pendidikan formal.
Untuk beralih dari peserta badan usaha ke mandiri / perorangan, maka syarat & prosedurnya ialah sebagai berikut:
1. Koordinasikan dengan HRD badan usaha sebelumnya agar kepesertaan segera di nonaktifkan. HRD akan segera melaporkan ke pihak BPJS kesehatan untuk menonaktifkan peserta yg bersangkutan.
2. Jika kepesertaan sudah dinonaktifkan silahkan untuk menuju ke kantor BPJS yg bersangkutan dengan membawa perysaratan sebagai berikut:
  • Surat keterangan resign/keluar/ surat pemberhentian dari perusahaan sebelumnya
  • Membawa fotocopy/asli kartu keluarga (KK)
  • Membawa fotocopy/asli kartu tanda penduduk (KTP)
  • Membawa bukti kepemilikan Rekening bank (BNI, BRI / Mandiri)
  • Mengisi formulir perubahan kepesertaan yg disediakan oleh pihak BPJS.
Pihak BPJS akan merubah kepesertaan pembaca dari BPJS Badan usaha ke BPJS Mandiri, pembaca akan beri virtual account (VA) untuk membayar iuran pertama BPJS mandiri pembaca, silahkan bayarkan iuran pembaca di ATM (BRI, BNI / Mandiri) paling cepat setelah 14 hari / paling lambat sapai 30 hari sejak virtual account diterima.

Untuk lebih jelasnya dapat dibaca :Perubahan kepesertaan BPJS dari perusahaan ke mandiri

Bagaimana Prosedur penonaktifan Peserta BPJS Badan Usaha yg sudah keluar/Resign/Diberhentikan?

Peserta BPJS badan usaha / peserta BPJS yg ditanggung oleh perusahaan, harus segera dilakukan penonaktifan jika si peserta Resign dari perusahaan / sudah berhenti & tidak lagi bekerja diperusahaan yg bersangkutan, dengan alasan agar perusahaan tidak terus membayar iuran bulanan BPJS untuk peserta yg bersangkutan.
Prosedur Penonaktifan peserta BPJS badan usaha yg sudah keluar/resign/diberhentikan ialah sebagai berikut:
Pihak Perusahaan langsung datang ke kantor BPJS setempat dengan melampirkan surat pengantar dari perusahaan perihal penonaktifan karyawan dilengkapi dengan data daftar karyawan yg akan dinonaktifkan. Jika perusahaan sudah memiliki akses ke aplikasi E-DABU, Penonaktifan karyawan juga dapat dilakukan melalui aplikasi E-DABU.

Syarat & prosedur untuk penambahan angota Keluarga Peserta BPJS Badan Usaha?

Untuk Peserta BPJS badan menanggung 5 anggota keluarga secara sekaligus yaitu (pekerja yg bersangkutan, suami/istri, 3 orang anak), jika kebetulan yg menjadi tanggungan peserta kurang dari 5 & ingin menambahkan anggota keluarga baru agar menjadi peserta BPJS yg ditanggung perusahaan, harus  mengisi formulir tambahan anggota keluarga secara lengkap, dengan Melampirkan :
  • Fotocopy/asli KK yg baru, Foto 3×4 (1 lembar), 
  • Surat pengantar dari badan usaha perihal penambahan anggota keluarga. 

Pendaftaran anggota keluarga tersebut dapat dilakukan melalui website EDABU badan usaha (dilakukan oleh HRD badan Usaha) ataupun secara manual pada counter badan usaha di Kantor BPJS Kesehatan setempat.

Bagaimana Mengurus BPJS Untuk Keluarga Pensiunan PNS/ Menambah Anggota BPJS keluarga PNS?

Jika pensiunan PNS & juga keluarganya saat ini Masih peserta ASKES & ingin beralih menjadi peserta BPJS maka syaratnya ialah sebagai berikut:
  • Mengisi formulir daftar isian peserta 
  • Pas foto 3×4 kecuali anak usia balita 
  • Asli/fotocopy surat tanda bukti penerima pensiun / KARIP
  • Asli/fotocopy SK Terakhir
  • Asli/fotocopy kartu keluarga & KTP Elektronik
  • Fotocopy akte kelahiran anak/surat keterangan lahir/sk pengadilan negeri untuk satu anak angkat yg ditanggung
  • Surat keterangan dari sekolah/perguruan tinggi (untuk anak berusia lebih dari 21 tahun sampai dengan usia 25 tahun)
Persyaratan di atas juga berlaku untuk Menambah peserta BPJS yg ditanggung oleh perusahaan untuk keluarga PNS.

Bagaimana Cara Mengurus Penonaktifan Peserta BPJS PPU Anggota PNS / TNI-POLRI?

Penonaktifan peserta BPJS baik itu BPJS Mandiri maupun BPJS PPU keluarga PNS / TNI-Polri baru dapat dilakukan jika peserta meninggal dunia.
Persyaratan penonaktifan peserta BPJS meninggal dunia ialah sebagai berikut:
  • Melampirkan foto kopi KK, 
  • surat keterangan meninggal dari RT/ RS kartu askes asli. & 
  • Melaporkan ke kantor BPJS Kesehatan setempat.
Itulah beberapa pertanyaan & jawaban seputar Kepesertaan BPJS Badan Usaha (BU/PPU) untuk PNS, TNI-POLRI & perusahaan swasta, semoga membantu.

Pertanyaan Seputar Kepesertaan BPJS Badan Usaha (BU/PPU) untuk PNS, TNI-POLRI & perusahaan swasta | carinsurancenet.us | 4.5