Pertanyaan terkait Persalinan di Rumah sakit dengan BPJS?

Pertanyaan terkait Persalinan di Rumah sakit dengan BPJS?

Salah satu keuntungan menjadi peserta bpjs ialah si peserta dapat menjalani persalinan dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh bpjs, bahkan untuk peserta bpjs mandiri mereka dapat mendaftarkan anaknya ke bpjs saat masih berada dlm kandungan agar biaya atas tindakan medis yg mungkin terjadi pada si bayi dapat ditanggung oleh bpjs, mengingat biaya tindakan medis untuk bayi tidak satu paket dengan ibunya.

Untuk persalinan baik persalinan normal maupun dengan penyulit semuanya dapat ditanggung oleh bpjs selama langkah yg diambil sesuai dengan prosedur.

persalinan di rumah sakit

Untuk menjalani persalinan selain Kondisi gawat darurat maka harus dimulai dari faskes tingkat 1, namun untuk kondisi gawat darurat peserta dapat langsung menuju IGD rumah sakit.

Untuk prosedur persalinan / proses lahiran dengan  BPJS sebenarnya cukup mudah & tidak merepotkan jika peserta mengetahui prosedur & syarat-syarat yg harus disiapkan, tapi saygnya ada banyak sekali peserta bpjs yg merasa kebingungan & ada banyak pertanyaan yg belum mereka temukan jawabannya.

Pertanyaan terkait Persalinan di Rumah sakit dengan BPJS?

Artikel ini saya buat berdasarkan referensi pertanyaan dari peserta bpjs yg saya kutif dari situs resmi pemerintah lapor.go.id. peserta tersebut ingin menjalani proses lahiran / persalinan dengan bpjs di rumah sakit, namun masih terkendala dengan keterbatasan informasi.

Apa yg saya uraikan di artikel ini semoga ini dapat memberikan informasi untuk pembaca.

Pertanyaan:

Saya ingin bertanya mengenai claim bpjs untuk melahirkan di Rumah sakit mengingat di faskes tingkat pertama di puskesmas yg terdaftar tidak dapat melayani melahirkan.

Saya mendapat info untuk prosedur pendaftaran ke rumah sakit memakai KK, KTP, Kartu BPJS & Surat Rujukan dari Faskes 1. Pertanyaannya :

1. Saya mendapat Kartu BPJS dari kelurahan tempat tinggal saya dengan KK yg masih barengan dengan orangtua saya sebelum saya menikah. Apakah pada saat melahirkan nanti bpjsnya tersebut dapat digunakan mengingat KK yg baru setelah saya menikah saya belum membuatnya? apa dapat menggunakan KK yg masih barengan dengan Orang tua saya?

2. Pada saat melahirkan nanti apakah Biaya Persalinan ditanggung full oleh BPJS termasuk perawatan anak?

Jawaban dari petugas BPJS

Menjawab pertanyaan Ibu dapat disampaikan sebagai berikut :

1. Permintaan syarat administrasi KK & KTP di RS hanya untuk mencocokkan kevali& data antara Kartu KIS dengan Identitas peserta. Ibu dapat membawa KK suami & istri untuk verifikasi data walaupun masih beda KK.

2. Biaya atas tindakan medis untuk anak tidak satu paket dengan ibunya, namun agar biaya yg timbul atas tindakan medis anak dapat ditanggung bpjs, maka anak dapat didaftarkan ke bpjs. Untuk ibu peserta mandiri dapat mendaftarkan anaknya ke bpjs saat masih dlm kandungan, untuk peserta non mandiri dapat segera mendaftarkan anaknya ke bpjs 3x 24 jam sejak dilahirkan.

Persalinan merupakan benefit untuk peserta BPJS Kesehatan tanpa pembatasan jumlahckehamilan/persalinan yg dijamin oleh BPJS Kesehatan & tidak dibatasi oleh status kepesertaan (peserta/anak/tertanggung lain).

Pelayanan persalinan mengikuti sistem rujukan berjenjang. Apabila berdasarkan indikasi medis pasien dirujuk ke faskes rujukan tingkat lanjutan, pelayanan persalinan akan dijamin tanpa melihat kondisi persalinannya (normal / penyulit).

Pada kondisi gawat darurat peserta dapat langsung ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan, adapun kriteria gawat darurat antara lain perdarahan, kejang pada kehamilan, ketuban pecah dini, & kondisi lain yg mengancam jiwa ibu & bayinya. biaya persalinan dapat dijamin apabila sesuai indikasi medis & prosedur yg telah ditetapkan.

Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatiannya.

Kesimpulan

Kesimpulan yg dapt diambil dari uraian pertanyaan serta jawaban di atas ialah
Untuk menjalani persalinan dengan bpjs peserta harus mengikuti  sistem rujukan berjenjang, yaitu dimulai dari faskes tingkat 1, kecuali untuk pasien gawat darurat.

Proses persalinan normal akan diprioritaskan untuk dilayani di faseks tingkat 1, jika memungkinakan, jika tidak maka akan dirujuk ke bi& jejaring yg sudah bekerja sama dengan faskes tingkat 1 tersebut, jika tidak ada peserta dapat menjalani persalinan di rumah sakit.

Untuk bayi yg dilahirkan tidak dapat ditanggung oleh bpjs karena tidak satu paket dengan perawatan ibunya, namun biaya atas perawatan bayi dapat ditanggung oleh BPJS setelah bayi tersebut didaftarkan menjadi peserta bpjs.

Untuk peserta mandiri, dapat mendaftarkan bayinya saat masih di dlm kandungan, sementara untuk peserta bpjs non mandiri, dapat mendaftarkan bayinya saat sudah dilahirkan maksimal 3 x 24 jam sejak bayi dilahirkan.

Pertanyaan terkait Persalinan di Rumah sakit dengan BPJS? | carinsurancenet.us | 4.5