Peserta BPJS Menuggak akan dialihkan menjadi Peserta BPJS PBI kelas III (Khusus di DKI Jakarta)

Peserta BPJS Menuggak akan dialihkan menjadi Peserta BPJS PBI kelas III (Khusus di DKI Jakarta)

Tanggung Jawab peserta BPJS terutama peserta BPJS Mandiri ialah membayar iuran bulanan bpjs yg besar kecilnya disesuaikan dengan kelas yg diambil, pada umumnya kelas 1 iuran bulanannya paling besar jika dibandingkan dengan kelas II & kelas III, ada kalanya peserta BPJS menunggak sehingga resikonya kartu bpjsnya di nonaktifkan. Atruan BPJS yg berlaku pada saat ini denda untuk tunggakan keterlambatan sudah dihapuskan, tapi denda akan muncul jika si peserta harus menjalani rawat inap sebelum 45 hari sejak kartu yg tadinya diblokir diaktifkan kembali, denda akan dihitung sebesar 25% dari biaya rawat inap ditambah dengan total tunggakan.

Selain peraturan umum BPJS, ternyata di beberapa daerah memberlakukan juga kebijakan khusus untuk peserta BPJS kesehatan ini, contohnya di provinsi DKI jakarta, pada saat ini ada kebijakan khusus yg dikeluarkan oleh pemerintah provinsi (PemProv) DKI jakarta terkait kepesertaan BPJS Ini, terutama kebijakan untuk peserta BPJS kelas III, warga DKI yg belum mendaftar & kebijakan terkait peserta BPJS yg menunggak.

Sosialisasi  tentang kebijakan Pemrov DKI jakarta mengenai program JKN-KIS ini disebar di beberapa fasilitas kesehatan & layanan publik melalui papan pengumuman dlm bentuk sebuah banner seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

aturan bpjs pemprov dki jakarta

Pada baner tersebut dijelaskan mengenai Pengalihan & Tunggakan Kepesertaan sebagai berikut:

1. Peserta BPJS yg memiliki KTP Provinsi DKI yg baru mendaftar & mengambil kelas III, langsung menjadi peserta Jaminan kesehatan yg didaftarkan oleh pemerintah provinsi DKI jakarta & iuran sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah provinsi DKI jakarta.

Kebijakan Untuk Peserta yg memiliki Tunggakan 

Untuk peserta BPJS kesehatan dengan KTP DKI jakarta yg kebetulan memiliki tunggakan / menunggak ialah sebagai berikut:

1.  Peserta BPJS yg mengambil kelas 3 sebelumnya yg kebetulan memiliki tunggakan minimal selama 1 bulan maka akan langsung dialihkan menjadi peserta Jaminan kesehatan yg didaftarkan oleh pemerintah provinsi DKI jakarta & iuran sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah provinsi DKI jakarta.

2. Peserta yg terdaftar di kelas I / kelas II yg kebetulan memiliki tunggakan minimal selama 3 bulan maka akan langsung dialihkan menjadi peserta Jaminan kesehatan yg didaftarkan oleh pemerintah provinsi DKI jakarta (peserta PBI kelas III) & iuran sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah provinsi DKI jakarta.
3. Tunggakan tetap harus dilunasi & tidak dapat dihanguskan / diputihkan.

Apakah Peserta yg dialihkan dapat kembali menjadi peserta BPJS Mandiri?

Peserta yg menunggak sesuai dengan peraturan diatas akan otomatis dialihkan menjadi peserta PBI yg mengambil kelas III, lantas apakah dapat kembali lagi menjadi peserta BPJS Mandiri yg dapat mengambil kelas II / kelas 1?:
  • Ada peraturan yg berlaku, peserta peralihan dapat kembali menjadi peserta mandiri setelah 6 bulan dengan cara melakukan permohonan kepada BPJS kesehatan setempat. untuk kembali menjadi peserta BPJS Mandiri (PBPU) yg biayanya dibayarkan oleh sendiri.
  • Peserta hanya memiliki kesempatan 1 kali, jika setelah kembalinya menjadi peserta BPJS mandiri peserta ternyata menunggak maka akan kembali dialihkan menjadi peserta BPJS PBI & akan selamanya menjadi peserta BPJS PBI yg hanya berhak atas kelas III, kelas 3 memiliki bannyak keterbatasan walaupun iuran bulanan ditanggung oleh pemerintah. salah satu keterbatasan kelas 3 bpjs ialah kelas 3 tidak dapat naik kelas perawatan

Peserta BPJS Menuggak akan dialihkan menjadi Peserta BPJS PBI kelas III (Khusus di DKI Jakarta) | carinsurancenet.us | 4.5