Sedikit opini mengenai asuransi hewan di Indonesia.

Sedikit opini mengenai asuransi hewan di Indonesia.

Di luar negeri katakanlah amerika serikat & eropa pada umumnya ialah hal yg lumrah dimana hewan peliharaan pun diasuransikan bahkan untuk sebagian penyayang binatang dikatakan mereka(hewan peliharaan) sudah menjadi anggota keluarga dlm hal asuransi dapat saja berharap termasuk dlm asuransi keluarga, di satu sisi mungkin ada nyatanya tetapi apakah sesuai kenyataan sebetulnya? ini harus menjadi penelitian & pemikiran tersendiri, kita tak dapat membuat kesimpulan dari trend karena sudah menjadi sesuatu yg umum diketahui dimana trend itu diciptakan, kemudian di sisi yg lainnya secara sosial masyarakat mencoba untuk mengikuti trend(karena secara naluri manusiawi memiliki sifat mencari panutan) yg ada tidak perduli apakah trend itu ialah trend yg diciptakan oleh ‘trend setter’ untuk menarik profit dengan harapan menciptakan pasar baru atas nama kreatifitas tak perduli produk dari trend tersebut fiktif adanya, sederhananya jual khayalan atas kenyataan hidup yg membosankan ๐Ÿ˜‰

Kenapa orang pilih hewan peliharaan.

sedikit opini mengenai asuransi hewan / pet insurance di Indonesia
a pet rabbit @wikipedia

ya, kenapa alasannya orang memilih hewan peliharaan dibanding memberikan manfaat kepada orang lain? Mungkin, salah satu jawabannya pola hidup individualisme yg merupakan satu paket dari kebebasan individu di negara-negara yg katanya ‘maju’ tentu selain kemajuan dari kematangan buah fikiran akan kebendaan, dikatakan maju juga dari sudut pandang kebebasan untuk melampiaskan keinginan ๐Ÿ™‚ individu sudah tidak perduli lagi secara sosial, / sedikit sekali kalaulah tak rela untuk disebut tidak ada, & dapat jadi salah satu alasan ketidakperdulian secara sosial ini karena ada juga kekhawatirkan pribadi yg ada menyalahi hak kebebasan individu lainnya, akhirnya ya masing-masing deh. & tentu ini tidak berlangsung lama, dimana secara fitrah/alami, kebutuhan secara kejiwaan tetap ada, untuk mengasihi & diperhatikan & ini pada kesempatan ini timbullah peluang sebagai solusi, tentu solusinya ialah hewan peliharaan;

  • Ada keluarga yg tidak menginginkan anak sebab dianggap suatu beban & gantinya mereka memiliki hewan peliharaan.
  • Ada juga orang dewasa yg sudah ditinggal pergi oleh anak-anaknya gantinya yg menemani mereka selama sisa hidupnya ialah hewan peliharannya.
  • Kemudian ada juga para singels/lajang yg lebih memilih hewan peliharaan dengan alasan hewan peliharaan ialah lebih setia & tidak akan mengecewakan.
  • Kemudian yg terakhir ialah gengsi / trend follower. dimana mereka memiliki hewan peliharaan karena melihat trend yg ada. & yg terakhir ini biasanya bersifat sementara, bisanya yg terjadi kemudian pada type ini, hewan peliharaan biasanya berakhir di fasilitas penampungan hewan peliharaan.

Jadi, kalau pembaca memiliki peliharaan silahkan tentukan pembaca di point diatas berada diposisi mana? ok..oke nyantei dulu deh ๐Ÿ™‚ ya sebetulnya point-point diatas tidak mutlak, tentu banyak hal lain yg dapat dijadikan alasan/pembenaran untuk apapun yg pembaca lakukan, iya kan? saya sendiri tidak memiki hewan peliharaan, meskipun ada kucing liar yg rajin nongkrong di teras belakang nunggu sisa makanan, adapun yg dengan sengaja dipelihara di rumah halaman belakang ada tiga ekor kelinci ras campur aduk entah lokal dengan jenis newZealand, pernah ada sodara yg tanya siapa nama kelincinya, katanya.
kami menjawabnya dengan simpel, namanya ‘food stocks’ ๐Ÿ˜› link terkait ‘food stock as Insurance’: pilihan-investasi-terbaik-&-asuransi. Ini berangkat dari pemahaman orang muslim bahwa segala apa yg ada di dunia ialah untuk kepentingan manusia untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk memperlancar kerja berupa peribadatan kepada Sang Maha Satu. & dimanfaatkan disini saya pribadi mencoba memahaminya sebagai sumber protein yg baik & murah, buka berarti hewan diciptakan untuk ‘mainan’, sebab kita tak cukup waktu untuk bermain-main dlm hidup kalaulah kita benar-benar menyadarinya ๐Ÿ™‚

Asuransi hewan peliharaan / pet insurance.

Peristiwa Asuransi hewan sendiri pernah tercatat pertama kali pada tahun 1890. Perusahaan bernama Lรคnsfรถrsรคkrings Alliance, pada waktu itu berfokus pada asuransi hewan peliharaan kuda & livestock(persediaan pangan). Tercatat pula pada tahun 1947 polis asuransi hewan peliharaan dijual/ditawarkan di Inggris. Sampai pada tahun 2009 Inggris menempati posisi kedua setelah swedia, sejumlah 23% dlm penjualan polis asuransi hewan peliharan. Di Amerika sendiri tercatat penjualan polis asuransi hewan peliharaan terjadi pada tahun 1982. wikipedia/pet_insurance. 

Polis asuransi hewan peliharaan.

Banyak yg percaya bahwa asuransi hewan peliharaan merupakan variasi dari produk asuransi kesehatan(manusia), tetapi pendapat ini salah karena sebetulnya asuransi hewan sendiri merupakan produk turunan dari produk asuransi properti & biasanya pemilik hewan peliharaan mendapat reimbursement setelah hewan peliharaan nya mendapatkan perawatan & lantas mengajukan claim untuk mendapatkan uang penggantian.

Tentu saja aturan main secara mendetailnya yg digunakan setiap perusahaan asuransi dengan produk polis asuransi hewan disetiap negara masing-masing berbeda, tetapi secara kategori, dapat dikategorikan menjadi dua jenis;

  • non-lifetime /tidak seumur hidup. biasanya asuransi hewan peliharaan jenis kategori ini melindungi semua hal yg mungkin dialami oleh hewan peliharaan, & diperbaharui pada tahun-tahun berikutnya. kondisi yg telah di klaim secara otomatis dilewatkan kedalam pertanggungan selanjutnya, apabila hewan peliharaan perlu tindakan medis lanjut biasanya pemilik hewan peliharaan harus membayarnya sendiri.
  • lifetime / seumur hidup. selanjutnya pada jenis asuransi ini perlindungan di terapkan pada kondisi yg tengah berlansung sampai seumur hidup dari hewan peliharaannya. kondisi yg terjadi misalnya telah diklaim pada tahun ini, apabila terjadi di tahun selanjutnya tidak dilewatkan & tetap dapat diklaim pada asuransi kategori lifetime/seumur hidup asuransi hewan peliharaan. 

Dua kategori diatas merupakan gambaran secara global saja, secara spesifik untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan lebih detail lagi ke agen asuransi hewan peliharaan pembaca, sebab terdapat tambahan perlindungan & batasan-batasan yg berbeda disetiap perusahaan asuransi yg menjual polis asuransi hewan peliharaan.

Hal yg menarik dlm topik asuransi hewan.

Dari beberapa sumber & referensi yg ada. Sering muncul di dlm topik asuransi hewan peliharaan ini isu tentang penipuan asuransi(baca juga tulisan tentang penipuan dlm asuransi), demi mendapatkan keuntungan yg tentu tidak sedikit jumlahnya. Dengan berbagai motif yg melatarbelakangi tindakan kriminal penipuan asuransi ini.

[pembahasan tentang penipuan asuransi hewan peliharaan, akan ditambahkan lagi]

Asuransi hewan peliharaan di Indonesia

Sampai saat tulisan ini dipublish, di Indonesia belum ada secara resmi press rellease dari perusahaan asuransi nasional / perusahaan asuransi multinasional yg beroperasi/berbisnis/menjalankan usaha nya di negeri tercinta Indonesia ini menyatakan mempunyai produk asuransi hewan peliharaan, jika pernyataan ini salah mohon koreksinya dibagian komentar terimakasih ๐Ÿ™‚ secepatnya akan segera diperbaharui & disesuaikan dengan masukan yg ada. Jadi beberapa referensi yg menjadi bahan tulisan ini hampir semuanya berasal dari perusahaan asuransi di luar negeri. Entah apa pertimbangannya belum ada perusahaan asuransi di Indonesia yg mengeluarkan produk asuransi hewan. ya.. yg pasti pertimbangan yg utama ialah keuntungan ๐Ÿ™‚ besar kemungkinan juga karena ‘pasar’-nya belum siap.

Persis seperti yg dituliskan di atas, dimana kultur yg berbeda jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa & Amerika, meskipun begitu, dengan semakin meningkatnya kemampuan ekonomi dikalangan etnis minoritas tertentu, terdapat pula mungkin boleh dikata ‘sub kultur’, dimana menjadi gensi tersendiri untuk menunjukan status sosial dengan memiliki hewan peliharaan eksotis yg jelas dengan harga beli yg tidak sedikit tentunya, & sebetulnya ini menjadi peluang besar kemungkinan asuransi hewan peliharaan di Indonesia akan mendapatkan response positif dari masyarakat. Tetapi kembali lagi, ini belumlah cukup mendorong keinginan perusahaan asuransi untuk membuat / memasarkan produk asuransi hewan peliharaan di Indonesia.

tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan sebelumnya; asuransi kesehatan untuk hewan.

Sedikit opini mengenai asuransi hewan di Indonesia. | carinsurancenet.us | 4.5