Syarat daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri / Keluarga

Syarat daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri / Keluarga

Syarat menjadi peserta bpjs mandiri sebenarnya sangat mudah, namun walaupun begitu masih banyak calon peserta yg ingin mendaptar menjadi peserta bpjs mandiri masih belum mengetahui persyaratannya dengan jelas.

Oleh karena itu untuk memberikan informasi kepada para calon peserta bpjs mandiri yg ingin mendaftar di artikel kali ini saya akan coba uraikan apa saja persyaratan yg dibutuhkan untuk melakukan pendaftaran bpjs kesehatan mandiri.

Bpjs jenis ini diperuntukan untuk warga masyarakat mampu yg berstatus sebagai pekerja bukan penerima upah (PBPU),  & bukan pekerja seperti pensiunan, peteran / individu.

Umumnya peserta bpjs jenis ini memiliki kewajiban membayar iuran bulanan yg besar kecilnya disesuaikan dengan kelas bpjs yg diambil, kelas I, kelas II maupun kelas III. setiap kelas akan menentukan besar kecilnya iuran yg diambil, umumnya kelas I lebih mahal diikuti oleh kelas II & kelas III.

Kelas BPJS yg dipilih selain dapat menentukan besar kecilnya iuran bulanan yg harus dibayar, juga menentukan rung kelas kamar rawat inap yg akan didapat saat peserta harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Peserta BPJS yg mengambil kelas I akan mendapatkan ruang perawatan kelas I begitu juga untuk kelas II & kelas III.

Syarat daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri

Untuk menjadi peserta bpjs mandiri / perorangan / keluarga, ada 2 cara yg dapat pilih, dapat secara online / secara offline dengan datang langsung ke kantor bpjs kesehatan setempat.

#1. Syarat pendaftaran bpjs Kesehatan keluarga secara offline

Pendaftaran BPJS Mandiri secara offline harus datang langsung ke kantor bpjs terdekat / melalui Bank. Persyaratan yg harsus pembaca persiapkan untuk pendaftaran bpjs secara offline dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

syarat pendaftaran bpjs mandiri

Persyaratan yg harus dipersiapkan Meliputi:

1.  Asli & Fotocopy KTP (diutamakan ktp elektronik)

2. Asli & Fotocopy Kartu Keluarga (KK)

3. Surat keterangan domisili dari RT/RW setempat, jika pendaftaran dilakukan di kantor BPJS keseahatan yg tidak sesuai dengan alamat KTP.

4. Fotocopy Nomor rekening bank yg sudah bekerjasama dengan BPJS (BNI, BRI, BTN & Mandiri), Ini Khusus yg ingin mengambil kelas 1 / kelas 2

5. Asli KITAS/KITAP untuk WNA.

6. Photo berwarna 3×4 1 lembar, kecuali  balita.

7. Mengisi Formulir isian pendaftaran (Formulir dapat diambil di kantor bpjs/ download disini)

8. Menyetujui & memathui syarat & ketentuan yg berlaku 

Prosedur pendaftaran BPJS Mandiri secara offline di kantor bpjs

Berikut ialah prosedur pendaftaran bpjs mandiri secara offline:

1. Semua anggota keluarga yg tercantum di kartu keluarga (KK) harus didaftarkan menjadi peserta BPJS.

2. Menyiapkan berkas persyaratan, untuk semua anggota keluarga yg didaftarkan

3. Datang ke kantor bpjs dengan membawa berkas persyaratan bpjs di atas(disarankan datang pagi & mengambil nomor antrian agar tidak terlalu lama menunggu, karena hampir semua kantor bpjs memberlakukan antrian untuk melayani calon peserta).

4. Data akan diinput oleh Petugas & pembaca akan mendapatkan lembar NomorVirtual Account (VA Keluarga). Nomor VA digunakan sebagai nomor referensi rekening tujuan pembayaran iuran pertama bpjs. (Simpan baik-baik & jangan sampai hilang)

5. Membayar iuran Pertama BPJS, Iuran baru dapat di bayarkan minimal setelah 14 hari sampai 30 hari sejak menerima virtual account, jika setelah 30 hari iuran pertama belum dibayarkan, maka pembaca harus melakukan update registrasi kembali untuk mendapatkan VA baru.

6. Mengambil Kartu BPJS,
Kartu dapat diambil di kantor bpjs setelah pembayaran iuran pertama dibayarkan, saat mengambil kartu bpjs pembaca harus membawa bukti pembayaran iuran pertama, KTP & KK. Kartu akan langsung aktif & dapat pembaca gunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari bpjs.

7. Iuran BPJS Kesehatan harus pembaca bayarkan setiap bulan minimal setiap tanggal 14 bulan yg bersangkutan, jika terlambat minimal 1 bulan kartu akan langsung dinonaktifkan sehingga tidak dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan keseahtan

#2 Persyaratan Pendaftaran BPJS Kesehatan Mandiri secara Online

Selain dengan mendaftar secara ofline, peserta juga dapat mendaftarkan diri & keluarganya secara online, peserta dapat daftar secara online dengan syarat belum ada anggota keluarga yg terdapat di KK sudah menjadi peserta BPJS, jika ada peserta yg sudah terdaftar maka pendaftaran tidak dapat dilakukan secara online namun harus datang langsung ke kantor bpjs kesehatan setempat.

Untuk daftar bpjs secara online Terhitung 1 maret 2017 kini peserta mandiri yg ingin mendaftar menjadi peserta bpjs mandiri tak perlu keluar rumah. tapi cukup menghubungi call center 1500400 maka pembaca pun sudah dapat melakukan pendaftaran, setelah iuran pertama dibayarkan, kartu bpjs akan dikirimkan kerumah pembaca.

Langkah-langkahnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Cara daftar bpjs secara online

 Persyaratan yg perlu dipersiapkan ialah sebagai berikut:

-Nomor Kartu Keluarga
-NIK KTP
-Nomor Handphone
-Nomor Rekening Tabungan (BRI, BNI & Mandiri)
-Alamat Domisili (Untuk pengiriman kartu)
-Email

Se&gkan prosedurnya ialah sebagai berikut:
1. Peserta menghubungi Care Center BPJS Kesehatan di 1500 400

2. Siapkan data yg diperlukan

3. Nomor Virtual account akan dikirim ke nomor handphone & alamat email

4. Iuran harus dibayar minimal 14 hari sampai 30 hari sejak virtual account diterima

5. Kartu BPJS langsung akan dikirim ke alamat peserta.

Selain menggunakan cara pendaftaran bpjs online di atas pembaca juga dapat melakukan pendaftaran bpjs secara online melalui situs resmi bpjs

Demikian uraian sederhana mengenai Syarat daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri keluarga / perorangan, semoga bermanfaat.

Syarat daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri / Keluarga | carinsurancenet.us | 4.5