Tentang asuransi unit-linked & pengampunan pajak

Tentang asuransi unit-linked & pengampunan pajak

Tadinya Kefikiran kalau judul tulisan ini pake kata “heboh!” misalkan jadi “heboh! asuransi unit-linked gelisah terkait pengampunan pajak”, tapi tak jadi sebab blog ini bukan blog gossip, sesuatu yg langka & unik, dsb. 🙂 jadi.. sudahlah, biasa saja kok.

Definisi tentang pengampunan pajak/ tax amnesty, Amnesti pajak ialah program pengampunan yg diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak yg seharusnya terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yg diperoleh pada tahun 2015 & sebelumnya yg belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yg dimiliki & membayar uang tebusan(sumber: pajak.go.id).

Tentang asuransi unit-linked & pengampunan pajak
pajak.go.id

Sebelumnya tidak sepenuhnya menjadi perhatian[saya secara pribadi] tentang pajak terlebih tentang apa itu amnesti pajak, apa lagi banyak suara hati diberbagai penjuru blog orang biasa-dapat macam saya, yg mengatakan amnesti pajak hanya menyenangka para orang kaya, ada ungkapan;”pajak untuk orang kaya, orang miskin untuk[bekerja] orang kaya“, apa hubungannya coba sama orang miskin, meskipun ya didalam UUD kita jelaskan “..orang miskin dipelihara oleh negara”, kecuali.. sudah di amendment juga tuh menjadi;”.. orang miskin dipelihara oleh para missionaris dengan dana dari luar negeri” 🙁

Galau..

Tentang asuransi unit-linked & pengampunan pajak

Asuransi Mencari kepastian hukum atas asuransi unit-linked terkait dengan amnesti pajak. Baik itu para agen asuransi & para pemegang polis dikatakan galau & meminta audiensi dengan fihak pajak kata Wong Sandy Surya, Ketua Umum Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) kepada koran.bisnis.com. untuk mendapat kejelasan; “apakah nilai tunai yg terdapat didalam asuransi unit-linked termasuk asset / tidak”.

Pihaknya menolak jika nilai tunai produk asuransi berbalut investasi harus dikenai tarif tebusan. Pasalnya dalam Undang-Undang No.36/2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan dalam poin E disebutkan pembayaran dari perusahaan asuransi berkenaan dengan polis asuransi bukan merupakan objek pajak.

Selain itu, kata Sandy, dalam ketentuan Pasal 9 Ayat 1 Huruf D juga ditetapkan premi asuransi yg dibayar oleh wajib pajak orang pribadi untuk kepentingan dirinya tidak boleh dikurangkan dalam perhitungan penghasilan kena pajak.

Kendati demikian, Sandy menegaskan para agen asuransi berkomitmen untuk menyukseskan program amnesti pajak. Menurutnya, agen asuransi seringkali membantu para pemegang polis dalam menata asetnya.

Dia menuturkan pihaknya aktif mendorong para pemegang polis mengungkapkan aset yg sebelumnya belum dilaporkan termasuk sumber penghasilannya. Apalagi setelah 2018 sistem keuangan menjadi terbuka & membuat aparat pajak dapat merunut aset para pemegang polis.
sumber: koran.bisnis.com

Seperti kata pepatah: “hoping for the best, prepare for the worst” 🙂 tak ada sesuatu yg lebih baik yg ada kita harus lebih siap menghadapi apapun situasinya, dikatakan seandainya ada negeri Islam maka kita tak akan usah galau dengan ‘ancaman’ seperti ini, sebab disana kita tak kan bertemu dengan namanya pajak. harta kita ya milik kita, kecuali sepersekian persen yg wajib untuk dikeluarkan hak nya, mungin pada kesempatan lain saya coba rangkum so called ‘pajak’ menurut versi Islam, inshaAlloh,

Tentang asuransi unit-linked & pengampunan pajak | carinsurancenet.us | 4.5