Wacana harga rokok naik, kenapa perusahaan rokok tidak seperti biasanya menurunkan para buruhnya ke jalanan.

Wacana harga rokok naik, kenapa perusahaan rokok tidak seperti biasanya menurunkan para buruhnya ke jalanan.

Tidak lengkap rasanya kalau blog asuransi keluarga ini tidak ikut heboh dengan pemberitaan nasional tentang rokok, tentu kalau dipaksakan kan permasalahan rokok masih dapat nyambung juga dengan tema blog asuransi keluarga, ya terserah kamu yg punya blog, okeh thanks :-). Lanjut, sebelumnya juga sudah ditulis di blog ini tentang rokok, diantaranya; Antara rokok vs asuransi jiwa & Kenapa ada perusahaan asuransi yg berani jual produk asuransi jiwa & asuransi kesehatan tanpa berkas cek kesehatan[yg ini mah tdk terlalu membahas rokok], ya sebetulnya apa saya[kompetensinya] berani-berani membahas tentang rokok, tapi kan saya juga perokok, perokok pasif 🙂 yg setiap hari terpapar[ini kata bener tidak ya saya pake di kalimat ini?] asap rokok rekan kerja & mertua[kalau sedang berkunjung ke rumah mertua] 🙁 warning!!! disini tak akan ada meme lucu-lucuan  tentang wacana harga rokok naik 😀

Wacana harga rokok naik, kenapa perusahaan rokok tidak seperti biasanya menurunkan para buruhnya ke jalanan.
©pixabay

Heboh mungkin ialah kata yg populer sekarang digunakan untuk sesuatu yg di wartakan secara kompak oleh media mainstream & di ikuti para netizen[duh, saya mah bukan netizen downloadtizen paling..hehe] tentu kalau berfikir secara ‘konspirasi minded’ kita tinggal ngomong celpos aja “bah.. ini mah pengaliha isue dari perpanjangan kontrak karya bla..bla..”, meskipun ada benarnya juga[mungkin] 0_o maunya sih ngebahas soal doa yg sempat heboh juga nyindir jokowi, ya.. bingung juga apa coba hubungannya dengan asuransi keluarga 🙁 ya, sudahlah. toh hubungannya denga asuransi pun dengan status diri perokok akan menjadi beban tersendiri didalam perhitungan premi yg harus dibayarkan, iya kan?

kembali lagi..

ke permasalahan rokok, dimana diberbagai pemberitaan terdapat wacana harga rokok naik, & ini sudah dipastikan[mungkin] benar-benar terjadi. apa alasannya? baik, alasannya terdapat indikasi kesepakatan antara pemerintah & tokoh-tokohnya juga publikasi dari para seleb nasional tentang pernyataan persetujuan akan rencana ini, bahkan tokoh dari berbagai kalangan sepakat dari mulai kalangan agamawan, liberalis industri[makanya gak demo]. toh apa ruginya untuk mereka kan? untuk pemerintah dikatakan pemasukan demi kesehatan masyarakat akan meningkat[?], disisi industri mungkin laba yg didapatkan dari para pecandu rokok tak akan terpengaruh juga.

Dikatakan pula wacana ini atas survey yg dilakukan jumlah orang akan berhenti merokok akan bertambah, ada juga para blogger yg tak bertanggung jawab mengatakan;”itu mah surveynya di dapat dari orang-orang yg gak ngerokok”, kalau lah betul ini juga menjadi pembenaran bahwasannya orang yg tak merokok dipermasalahan ini posisinya sebagai korban dari para perokok bukan? 🙂 oke deh sampai sini coba kita mikir bareng pake hati. Apakah hasil survey ini mengganggu fihak industri sampai harus melobby wakil rakyat untuk modifikasi UU? tentu tidak, rupanya fihak industri pula punya fakta yg membuat mereka cukup tenang 🙂 dimana orang merokok yg sudah nyandu berapapun harga pasti tetep dapat ngerokok. ini lah sebabnya kenapa buruh rokok tak turun kejalan untuk menentang kebijakan pemerintah ini, akan menjadi kenyataan / cuma sekedar pengalihan isue karena minimnya prestasi dari rezim yg berkuasa / karena raportnya banyak merah 😀

Sebuah kutipan..

hadits yg wallohu’alam relevansinya, disebuah blog[saya lupa blog nya apa, kalau ingat pun ga akan ada lifelink] 🙂 tentang hukuman kelak di akhirat untuk orang yg pekerjaanya[bukan profesi]memimun/memakan/menghisap racun, sebab sudah menjadi fakta ilmiah medis jika rokok menghadung zat beracun yg berbhineka 🙂 berikut kutipan haditsnya;

Barangsiapa bunuh diri dengan besi, maka di neraka jahanam nanti besi itu selalu di tangannya, ia menusuk-nusukkannya ke perutnya selama-lamanya. & barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka di neraka jahanam nanti ia akan terus meminumnya selama-lamanya. & barangsiapa bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka di neraka jahanam nanti, ia akan menjatuhkan (dirinya) selama-lamanya.” (HR. Muslim, 109)

مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِشَىْءٍ عُذِّبَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Barangsiapa yg membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yg ada di dunia, niscaya pada hari kiamat, niscaya ia akan disiksa dengan cara seperti itu pula.” (HR. Bukhari & Muslim).

Naudubillah 🙁 kalau kita termasuk mati seperti ini, karena pun nabiSAW tidak menyalatkan meski tidak pula melarang para sahabat pada waktu itu, sungguh merugilah kita ini;
Ada orang yg bunuh diri dengan pisau, maka Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Kalau saya, maka saya tidak shalatkan dia.” (HR. An Nasa’i no. 1964 & dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Semoga kita menjadi orang-orang yg takut[taqwa] lalu membersihkan diri kita termasuk paru-paru kita & terhindar dari keburukan yg abadi. Jangan lalai oleh kehidupan yg amat sebentar ini. wallohualam.

Wacana harga rokok naik, kenapa perusahaan rokok tidak seperti biasanya menurunkan para buruhnya ke jalanan. | carinsurancenet.us | 4.5